KARANGASEM – Tertinggal dalam ajang Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Bali XV/2022, Kabupaten Karangasem akan terus melakukan evaluasi. Hasil tahun ini merupakan pengalaman yang akan dijadikan acuan evaluasi supaya menjadi lebih baik, dan mampu bersaing dengan kabupaten lain di Bali.
Menyikapi capaian Porprov tahun 2022, Ketua DPRD Karangasem, I Wayan Suastika, menyebut seyogianya kita bersyukur sudah bisa melaksanakan Porprov dengan baik. Meski dalam perolehan medali Karangasem berada di posisi juru kunci, tapi itu mesti jadi dorongan semangat ke depan untuk lebih baik lagi.
“Saya harapkan untuk tidak ada saling menyalahkan. Kita ke depan perlu pembinaan, karena memang dari kabupaten lain persiapannya lebih matang. Tidak sekadar pembinaan, pembiayaannya juga lumayan,” sebut Suastika di hadapan media, Senin (28/11/2022).
Berkaca dari itu, dia berharap untuk ke depan Karangasem lebih bangkit lagi untuk meraih medali. Caranya lewat pembinaan atlet yang dari usia dini. Untuk itu pemerintah disarankan untuk bagaimana mulai sekarang memberi perhatian kepada semua even olahraga, tidak hanya yang dilangsungkan oleh Pemkab saja.
Pemerintah, sambungnya, mesti ikut membina atlet dari pordes, porcam dan porkab. Jadi, seluruh cabang olahraga yang potensi medali emas tidak hanya satu cabang olahraga di porcam-porcam ini. “Ya sesuaikan dengan daerah. Kalau di Kubu misalkan, entah itu voli, atletik; Selat ada bulutangkis, tenis meja, sepak takraw,” katanya.
Untuk hadiah bagi para atlet yang mendapat prestasi, dia berujar ada bonus dari pemerintah tapi masih ada di KONI. Soal berapa nilainya, pasti disesuaikan dengan anggaran yang ada. Di samping itu, evaluasi terutama di pembinaan atlet dan juga mengoptimalkan pengkabnya.
“Jadi, cabang-cabang olahraga ini yang harus dari awal mencari bibit-bibit untuk kita pertahankan. Karena banyak atlet-atlet kita yang membela kabupaten lain. Ini yang kita coba komunikasi dengan KONI, sehingga nanti optimal di prestasi,” pungkasnya. nad
























