Kapolres Gianyar Cek Protokol Kesehatan di Monkey Forest

  • Whatsapp
Foto : KAPOLRES GIANYAR KAPOLRES Gianyar, AKBP I Dewa Made Adnyana, mengunjungi objek wisata Monkey Forest, Ubud, dalam adaptasi kenormalan baru. Foto: ist
Foto : KAPOLRES GIANYAR KAPOLRES Gianyar, AKBP I Dewa Made Adnyana, mengunjungi objek wisata Monkey Forest, Ubud, dalam adaptasi kenormalan baru. Foto: ist

GIANYAR – Dalam masa kenormalan baru ini akan dibuka beberapa objek wisata yang telah memenuhi syarat serifikasi dan telah terverifikasi. Salah satu proyek percontohan dalam kenormalan baru objek wisata yang akan dibuka di Kabupaten Gianyar adalah Monkey Forest.

Untuk memastikan kesiapan protokol kesehatan yang ada, Kapolres Gianyar, AKBP I Dewa Made Adnyana, langsung turun ke lokasi, Rabu (15/7). Pada kesempatan tersebut, ia memberi imbauan kepada warga untuk siap memasuki adaptasi kebiasaan baru.

Bacaan Lainnya

Yakni beradaptasi dengan pandemi Covid-19 dengan cara mematuhi protokol kesehatan. Seperti selalu memakai masker, sering mencuci tangan, dengan cara tersebut penyebaran Covid-19 bisa dicegah.

‘’Kunjungan dilakukan guna memastikan kesiapan obyek wisata Monkey Forest menyediakan berbagai fasilitas sesuai protokol kesehatan dan protokol pengamanan, untuk mengantisipasi penyebaran virus Corona. Serta mencegah keresahan dan kepanikan masyarakat yang berpotensi dapat menimbulkan gangguan kamtibmas,’’ jelasnya.

Sebelumnya, Bendesa Adat Padang Tegal, Made Gandra, juga menyebut persiapan sudah dilakukan sejak beberapa pekan lalu. “Sebelumnya dari Kementerian Pariwisata mengecek kesini (Monkey Forest), lalu kami melakukan langkah persiapan,” jelasnya.

Hal yang utama disiapkan adalah penyediaan tempat cuci tangan yang ada di beberapa titik, penyediaan hand sanitizer, kebersihan lingkungan, alat cek suhu tubuh, fasilitas keamanan dan pekerja pariwisata yang siap melakukan kontrol di objek wisata. ‘’Keselamatan yang terpenting, baik kepada wisatawan yang datang dan keamanan keselamatan pekerja,” terangnya.

Baca juga :  Cok Ace Minta Industri Pariwisata Serius Jalankan Sertifikasi Protokol New Normal

Meski obyek wisata tersebut terbilang luas sekitar 26 hektare, wisatawan yang bisa masuk dibatasi sampai 2.000 wisatawan. Pada hari biasa, sebelum pandemi, wisatawan yang masuk ke objek wisata sampai 6.000 wisatawan. 011

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.