POSMERDEKA.COM, GIANYAR – Kasus adat di Gianyar masih banyak yang belum selesai. Kasus tersebut harus diselesaikan agar tidak memicu terjadi konflik sosial lebih luas. Demikian kesimpulan saat pertemuan perdana Ketua DPRD Gianyar, I Wayan Tagel Winarta; dengan Kapolres Gianyar, AKBP Ketut Widiada, di DPRD Gianyar, Senin (3/4/2023).
Dalam audiensi, sebagai pejabat baru, Kapolres Gianyar menyampaikan akan meneruskan program yang dijalankan pejabat lama. Termasuk dalam meningkatkan sinergitas dengan Forkopimda yang lain, untuk menjamin keamanan wilayah Gianyar. “Dalam silaturahmi ini kami akan mendukung sepenuhnya program pembangunan di Gianyar,” janjinya.
Kapolres juga minta DPRD ikut membantu meredam aksi demo yang mungkin terjadi di Gianyar. Penyampaian aspirasi masyarakat diharap bisa disalurkan secara santun melalui wakil rakyat di DPRD. “Kami berharap tidak ada aksi demo yang melibatkan massa banyak, yang memungkinkan terjadi gangguan kenyamanan masyarakat Gianyar,” harapnya.
Menyikapi penyampaian tamunya, Tagel Winarta meyakini Kapolres sangat memahami kondisi Gianyar karena sebelumnya pernah menjabat Kapolsek Ubud. “Selain menjaga kamtibmas, kami berharap Polres Gianyar bisa memberi perhatian kasus adat adat di Gianyar yang belum terselesaikan. Termasuk kasus adat yang mungkin muncul, lebih-lebih menjelang Pemilu Serentak 2024,” pintanya. adi
























