GIANYAR – Pompa Otomatis Mini Minyak Goreng (POM Migo) yang diluncurkan Kaori Grup melalui divisi Kaori Fresh, diharapkan menjadi sebuah usaha yang praktis dan ekonomis. Bagi agen-agen Kaori yang turut bergabung dalam usaha POM Migo diberikan kemudahan fasilitas kredit dari BPD Bali.
Founder Kaori Grup, Ni Kadek Winnie Kaori, mengatakan, pada masa pandemi Covid-19 perlu membuka usaha yang praktis, ekonomis, dan menghasilkan yang nyata. ‘’Kalau membuka usaha dengan modal banyak ada risikonya, apakah akan laku atau nanti barangnya akan kadaluwarsa,’’ ujar Winnie Kaori, Sabtu (18/7)
Dikatakannya, pada Juli lalu, Kaori Grup mengeluarkan produk usaha POM Migo dengan modal hanya Rp15 juta untuk paket silver dan Rp25 Juta untuk paket gold, sudah bisa membuka usaha dari Kaori Grup dan menghasilkan tiap bulan. ‘’Karena barang yang dipilih merupakan minyak goreng yang dibutuhkan setiap rumah tangga,’’ jelasnya.
Bagi pengusaha yang kekurangan modal pun akan dibantu untuk memulai usaha POM Migo. ‘’Kami (Kaori Grup) menggandeng BPD Bali untuk peminjaman modal usaha dengan jaminan POM Migo. Kami sebagai penjamin dengan POM Migo sebagai jenis usaha yang dipilih,’’ paparnya.
Dengan begitu bisa optimis dan semangat menjalankan roda perekonomian setiap banjar, desa dan lainnya untuk mengembangkan minyak goreng lokal. ‘’Dari permodalan oke, dari standar mesin juga oke dan minyak gorengnya berkualitas. Sehingga tidak perlu khawatir lagi pada break event point (BEP) di setiap usaha. Kami memberikan studi kelayakan bisnisnya, setahun sudah BEP,’’ pungkasnya.
Sementara itu, Sekda Kabupaten Gianyar, I Made Gede Wisnu Wijaya, mengatakan, usaha kreatif seperti ini sangat membantu dunia usaha ditengah pandemi Covid-19. Dapat membuka peluang dunia usaha, dan lapangan pekerjaan baru. ‘’Ini harus kita dukung dan apresiasi. Di tengah pandemi Covid-19, Masih bisa mengembangkan dunia usaha baru,’’ ujarnya. 011
























