Kadisdikpora Bali Harap Tak Ada Sekolah Membandel Lakukan PTM

Boy Jayawibawa. Foto: ist
KEPALA Dinas Pendidikan Kepemudaan dan Olaharga Provinsi Bali, IKN Boy Jayawibawa. foto: ist

DENPASAR – Menyikapi pertambahan terkonfirmasi positif yang semakin masif, Kepala Dinas Pendidikan Kepemudaan dan Olaharga (Kadisdikpora) Provinsi Bali, IKN Boy Jayawibawa, menginstruksikan seluruh kepala SMA/SMK, dan SLB, baik negeri maupun swasta se-Bali agar tetap menerapkan sistem pembelajaran dalam jaringan (daring).

‘’Saya harap sekolah swasta juga menghormati kebijakan bapak gubernur yang tertuang dalam SE 02/2021 tentang Perpanjangan Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) dalam Tatanan Kehidupan Era Baru di Provinsi Bali,’’ lugas Boy, Rabu (27/1/2021). 

Read More

Boy berkata, dalam SE ini juga tertuang bahwa pendidikan dilakukan secara daring. ‘’Kecuali siswa SMK yang melakukan praktik itu diperbolehkan, sepanjang mengikuti protokol kesehatan yang ketat dengan jumlah siswa yang dibatasi,’’ bebernya. 

Boy juga mengingatkan, kendatipun ada surat pertujuan dari orangtua siswa yang mengizinkan anaknya bersekolah, namun pihak sekolah dan juga komite bertanggungajawab penuh jika terjadi sesuatu terhadap siswa. ‘’Saya harap tidak ada sekolah yang membandel melakukan Pembelajaran Tatap Muka (PTM),’’ lugasnya.

Sementara itu, tercatat dua hari berturut-turut, sejak Selasa (26/1/2021) dan Rabu (27/1/2021), terkonfirmasi positif harian bertambah di atas 500-an orang per hari. Pada Selasa (26/1/2021) terkonfirmasi positif dilaporkan sebanyak 542 orang, sedangkan Rabu (27/1/2021) berkurang hanya dua orang yaitu sebanyak 540 orang. 

Kendatipun demikian, kabar baiknya pasien sembuh bertambah 250 orang. Berita dukanya , pasien meninggal kembali bertambah sebanyak lima orang. Dengan adanya tambahan tersebut, maka secara kumulatif hingga Rabu (27/1/2021), terkonfirmasi positif menjadi 25.032 orang, sembuh 20.906 orang, dan meninggal dunia 655 orang. Sementara kasus aktif atau pasien dalam perawatan, sebanyak 3.471 orang, terdiri dari 3.454 WNI dan 17 WNA.

Data Satgas Nasional mencatat, tambahan positif tersebut, terbanyak kembali disumbang Kota Denpasar sebanyak 242 orang, Kabupaten Tabanan 70, Gianyar 66, Badung 43, Jembrana 38, Buleleng 27, Bangli 23, Karangasem 13, Klungkung 5, dan kabupaten luar Bali 13 orang. alt

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.