BULELENG – Gugus Tugas Percepatan Penanganan (GTPP) Covid-19 Buleleng pada Rabu (14/10/2020) kembali mencatat ada penambahan satu orang pasien positif terpapar virus Corona yang meninggal dunia. Pasien tersebut berasal dari Kecamatan Buleleng.
Dari data yang diterima, pasien yang meninggal ini awalnya datang ke IGD RSUD Buleleng atas rujukan RSU Parama Sidhi Singaraja pada 6 Oktober 2020 lalu. Pasien mengalami demam sejak 6 hari lalu, batuk berdahak sejak 5 hari lalu, pilek, sesak sejak 1 hari lalu. Pasien juga memiliki riwayat DM (diabetes melitus).
Karena ada gejala mirip Covid-19, kemudian pasien itu dilakukan tes usap (swab test), dan hasilnya pasien dinyatakan positif Covid-19. Sejak saat itu pasien mendapat perawatan medis hingga akhirnya pasien meninggal dunia.
“Dengan tambahan satu pasien meninggal ini, total kasus meninggal di Buleleng menjadi 47 orang,” ungkap Juru Bicara GTPP Covid-19 Buleleng, Ketut Suweca.
Di sisi lain ada penambahan kasus terkonfirmasi positif baru sebanyak 9 orang. Rinciannya, dari Kecamatan Buleleng 4 orang, Kecamatan Sukasada 2 orang, dan masing-masing 1 orang berasal dari Kecamatan Sawan, Seririt, dan Banjar.
Selain itu, terdapat 3 orang pasien positif dinyatakan sembuh, yakni dari Kecamatan Seririt 2 orang dan Kecamatan Sukasada 1 orang. “Untuk kasus terkonfirmasi secara kumulatif ada sebanyak 934 orang, dinyatakan sembuh ada 843 orang,” papar Suweca.
Pasien positif yang masih dirawat di Buleleng saat ini sebanyak 29 orang dan dirawat di luar Buleleng 15 orang. Kasus suspek kumulatif sebanyak 1.146 orang, dengan rincian suspek konfirmasi 509 orang, discarded 547 orang, suspek masih dipantau 42 orang, probable bertambah 2 orang dari Kecamatan Buleleng dan Seririt sehingga totalnya menjadi 48 orang. 018























