Juru Parkir Temukan Mayat Bayi Laki-laki Terbungkus Tas Orange di Pantai Camplung

  • Whatsapp
PROSES evakuasi mayat bayi yang ditemukan di kawasan Pantai Segara Camplung, Kelurahan Banyuasri, Buleleng, Selasa (29/12/2020). Foto: rik
PROSES evakuasi mayat bayi yang ditemukan di kawasan Pantai Segara Camplung, Kelurahan Banyuasri, Buleleng, Selasa (29/12/2020). Foto: rik

BULELENG – Sesosok mayat bayi berjenis kelamin laki-laki ditemukan di kawasan Pantai Segara Camplung, Kelurahan Banyuasri, Buleleng, Selasa (29/12/2020) sekitar pukul 11.30 Wita. Sontak penemuan mayat bayi ini membuat heboh warga sekitar. Kasus penemuan mayat bayi ini masih ditangani Satreskrim Polsek Kota Singaraja.

Menurut informasi diterima, mayat bayi berjenis kelamin laki-laki yang diduga berusia belum genap sehari ini pertama kali ditemukan oleh juru parkir Pantai Segara Camplung bernama Ketut Putrayasa. Saat itu Putrayasa hendak pulang ke rumahnya untuk makan siang.

Bacaan Lainnya

Sebelum perjalanan pulang, Putrayasa seperti biasa memantau kondisi sekitar pantai. Saat itulah, dia melihat tas yang berwarna oranye berada pada batu yang ada di pinggir pantai. Karena penasaran, dia pun mendekat dan langsung membuka tas tersebut.

Saat tas itu dibuka, Putrayasa melihat ada gulungan kain berwarna putih. Karena dikira dalam tas itu tidak ada barang mencurigakan, dia kembali mengikat tas tersebut dan melemparkannya ke arah pantai. Saat dilemparkan dan jatuh ke pasir, dia mendengar ada suara benturan terhadap tas tersebut.

Mendengar suara mencurigakan itu, saksi kembali mengambil tas itu dan membuka tas tersebut. Betapa kagetnya ketika dibongkar, saksi melihat ada sesosok bayi yang sudah dalam kondisi meninggal dunia. Karena takut, saksi langsung memberitahukan penemuan mayat bayi tersebut ke teman-teman yang ada di sekitar pantai tersebut.

Baca juga :  Bupati Suradnyana Minta Desa Adat se-Buleleng Buat 'Pararem' Wajib Masker

Polisi yang menerima informasi langsung mendatangi lokasi yang dipimpin Kanit Reskrim Polsek Kota Singaraja, Iptu Ida Bagus Astawa, bersama petugas medis. Dari hasil pemeriksaan tim medis, diperkirakan bayi tersebut lahir pada Selasa (29/12/2020) dini hari.

Kapolsek Kota Singaraja, Kompol Made Santika, saat dikonfirmasi menerangkan, anggotanya sudah melakukan olah TKP yang disaksikan masyarakat sekitar termasuk saksi yang menemukan mayat bayi tersebut.”Hasil visum awal, bayi berjenis laki-laki itu sudah dinyatakan meninggal dunia dan tidak ada tanda-tanda kekerasan pada tubuh bayi tersebut. Tali pusar bayi dengan ari-ari sudah terpotong. Diperkirakan setelah baru saja lahir, bayi itu dibuang,” ungkap Kompol Santika.

Sejauh ini, polisi masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap siapa orang yang tega membuang buah hatinya tersebut. Beberapa orang sudah dimintai keterangan untuk pengembangan. “Saat ini jenazah bayi tersebut telah dibawa ke RSUD Buleleng untuk dilakukan pemeriksaan medis lebih lanjut,” pungkasnya. rik

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.