KLUNGKUNG – Jelang penerapan tatanan kehidupan baru, Bupati Klungkung, I Nyoman Suwirta, melakukan pemantauan terhadap sejumlah tempat umum, Rabu (8/7). Tatanan kehidupan baru (new normal) yang akan dimulai, Kamis (9/7) ini, maka tempat umum wajib menyediakan fasilitas tempat cuci tangan dan penerapan protokol kesehatan. Tempat yang dikunjungi bupati di antaranya, objek wisata Kerta Gosa dan Monumen Puputan Klungkung, Swalayan Cahaya Melati dan Swalayan Inti Srinadi.
Dalam pantauannya di sekitar Kerta Gosa dan Monumen Puputan Klungkung, Bupati Suwirta, perintahkan Kadis Pariwisata untuk menambahkan fasilitas tempat cuci tangan sebelum memasuki area objek. Beberapa ornamen dan dioarama di dalam monumen juga menjadi sorotan Bupati Suwirta, karena kondisinya kurang terawat.
Mendapati hal kondisi tersebut, Bupati Suwirta langsung perintahkan semua jajaran pegawai Dinas Pariwisata yang ditemuinya untuk melakukan perawatan dan perbaikan. Serta menambahkan tulisan penunjuk arah masuk dan keluar pengunjung, sehingga tidak terjadi tabrakan antar pengunjung.
Di Swalayan Cahaya Melati dan Swalayan Inti yang terletak di jantung Kota Semarapura, selain meminta untuk melengkapi sarana cuci tangan, bupati asal Nusa Ceningan ini juga meminta pihak pengelola untuk mengatur posisi barang dagangan, sehingga tidak menimbulkan himpitan dan desak desakan konsumen. Serta membuat sekat atau partisi antara pembeli dan kasir menggunakan plastik transparan dibagian kasir. Atau mewajibkan para petugas kasir menggunakan pelindung wajah. 022
























