Jalur Telengan-Batu Gede Rawan Longsor, Warga Diminta Waspada Melintas Saat Hujan

  • Whatsapp
LONGSOR yang terjadi di jalur Telengan-Batu Gede yang menghubungkan antara Kecamatan Manggis dan Selat. Masyarakat yang hendak melintasi kawasan ini pada saat hujan diminta lebih waspada dalam perjalanan. Foto: ist

KARANGASEM – Musim hujan saat ini berdampak terhadap beberapa wilayah di Karangasem yang rawan longsor. Salah satunya jalur antara Telengan-Batu Gede yang menghubungkan antara Kecamatan Manggis dan Selat. Masyarakat yang hendak melintasi kawasan ini pada saat hujan diminta lebih waspada dalam perjalanan.

Dari data yang ada, dalam sepekan terakhir di jalur tersebut terjadi dua kali longsoran, yang pertama pada Kamis (30/12/2021) lalu. Setelah material longsoran tersebut berhasil ditangani, Selasa (4/1/2022) jalur tersebut kembali tersumbat batu berukuran cukup besar, sehingga membuat kendaraan tidak bisa melewati jalur tersebut.

Bacaan Lainnya

Kalaksa BPBD Karangasem, Ida Ketut Arimbawa, Rabu (5/1/2022) mengatakan, dari 51 desa yang berpotensi longsor saat musim hujan, jalur Telengan-Batu Gede merupakan salah satu jalur atau desa yang paling rawan terjadi longsor.

Agar dapat mengatasi permasalahan tersebut, dia berujar harus melakukan pengkajian secara teknis terlebih dahulu. Sebab, posisi jalan saat pertama kali dibuat memotong kaki bukit. “Masalah ini harus dikaji secara teknis terlebih dahulu, karena posisi jalan dulu sepertinya memotong kaki bukit,” lugasnya.

Selain itu, terangnya, di bawah lapisan tanah di sepanjang jalur tersebut ada lapisan batu. Karena itu penghijauan yang ditanam di sana membuat akarnya jadi tidak maksimal masuk ke dalam, berhubung dihambat lapisan batu.

Baca juga :  Ngeri! Tebing Longsor Nyaris Timpa Pemotor di Selati

Arimbawa yang datang ke lokasi saat penanganan longsoran menambahkan, dia sempat komunikasi dengan warga setempat, yang berkata saat turun hujan warga cenderung tidak keluar rumah.

“Saya harap warga yang biasa menggunakan jalur tersebut agar lebih waspada, terutama saat terjadi hujan dengan intensitas tinggi. Sebab, jalur tersebut memang sangat rawan terjadi longsor,” pesan Arimbawa mengingatkan. nad

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.