Jalani Tes Cepat Corona di KPU, Begini Ekspresi Para Peserta

  • Whatsapp
KOMISIONER Ni Ketut Darmayanti Laksmi memeriksa hasil pemeriksaan sampel darah saat tes cepat di KPU Denpasar, Jumat (12/6) kemarin. Foto: gus hendra
KOMISIONER Ni Ketut Darmayanti Laksmi memeriksa hasil pemeriksaan sampel darah saat tes cepat di KPU Denpasar, Jumat (12/6) kemarin. Foto: gus hendra

DENPASAR– Tes cepat (rapid test) Covid-19 ibarat pisau bermata dua. Selain bisa mendeteksi awal kemungkinan tubuh terpapar virus, di sisi lain menghadirkan rasa cemas jika kemudian hasilnya dinyatakan reaktif. Sebab, konsekuensi hasil reaktif adalah wajib diisolasi. Karena itu pula, rasa cemas menemani mereka yang akan akan menjalani tes cepat di KPU Bali dan KPU Denpasar, Jumat (12/6/2020).

Di KPU Bali, ekspresi komisioner I Dewa Agung Lidartawan, John Darmawan, AA Raka Nakula, Putu Widyastini, dan IGN Agus Darma Sanjaya terlihat biasa-biasa saja. Lidartawan malah paling semangat menunggu kedatangan tim dari Labkes Dinas Kesehatan Provinsi Bali pagi itu, ditemani sejumlah awak media cetak dan televisi di halaman kantor. Sekitar pukul 09.00, tim kesehatan datang dan melakukan persiapan untuk mengambil sampel darah. Tentu dengan protokol kesehatan ketat, dimulai dari cek suhu tubuh dengan thermo gun oleh staf KPU, sampai kemudian mereka mengenakan APD lengkap ala baju astronot.

Baca juga :  Ajak Patuhi Protokol Kesehatan, Polda Bali Berbagi Sembako

“Bagi yang tidak datang atau tidak ikut rapid test hari ini, besok wajib rapid test sendiri di puskemas. Sampaikan itu ke semua staf,” seru Lidartawan lewat ponsel, mungkin bicara dengan salah seorang stafnya.

Berbeda dengan komisioner, sejumlah perempuan staf KPU terlihat tegang menunggu giliran. Begitu komisioner dites cepat, barulah bergiliran staf yang diperiksa. “Aduhhh, aku takut ni,” celetuk seorang staf berambut panjang dengan nada merajuk. Bukan disemangati, teman-temannya malah kian gencar menakut-nakuti. “Waduh, hati-hati kamu itu. Bisa jadi reaktif nanti hasilnya,” seru teman prianya sambil terkekeh. Sukurlah, belakangan terbukti hasil tes cepat staf itu nonreaktif.

Suasana sedikit tegang juga terpancar di wajah staf KPU Denpasar menunggu giliran diambil sampel darahnya di lantai dua. Setelah menjalani pemeriksaan, Ketua KPU Denpasar, Wayan Arsajaya, malah paling semringah. Begitu pula Plt Sekretaris KPU Denpasar, Wirawan. “Saya sudah selesai, itu staf masih menunggu giliran,” tuturnya seraya bergegas menuruni tangga.

Baca juga :  Ketua DPRD Karangasem Ucapkan Selamat Hari Raya Nyepi

Setelah ada yang hasilnya selesai, Wirawan kemudian mengambil setumpuk kertas dan membacakan nama-namanya. “Wah, ada yang reaktif ini,” serunya dengan mimik terkejut. Kontan ucapan itu direspons ketegangan oleh sejumlah staf, dan bertanya siapa yang reaktif. “Ngga, bercanda,” sahut Wirawan dengan wajah kalem, dan disambut gerutuan stafnya karena dianggap tidak lucu.

Ketika mengambil surat hasil tes cepatnya, komisioner I Made Windia terlihat semringah membaca tulisan nonreaktif, dan ada keterangan kondisi imun tubuhnya bagus. “Ini karena saya rajin minum vitamin penambah imun tubuh. Agak mahal sih, tapi yang penting aman,” sebut komisioner berpostur cukup sentosa tersebut.

Sementara komisioner Darmayanti Laksmi yang ditanya hasil tes cepatnya, segera menjawab “nonreaktif”. Ketika digoda siapa tahu hasilnya “positif”, Wirawan yang mendengar langsung menyambar dengan menyebut kalau positif berarti stripnya dua. “Oo positif (hamil) itu to maksudnya? Aduhh mbok ngga nyambung nih,” sahut Laksmi sembari tergelak. hen

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.