MANGUPURA – Hujan deras mengguyur wilayah Kuta Selatan Senin (21/9) malam, kembali membuat jalan Siligita Nusa Dua tergenang air setinggi mata kaki. Kejadiannya di sekitar lokasi Hotel Santika Siligita dan sempat ramai media sosial Selasa (22/9) pagi. Diperkirakan genangan air tersebut dipicu tersumbatnya inlet saluran drainase oleh sampah dan lumpur.
Lurah Benoa, I Wayan Karang Subawa, dikonfirmasi mengatakan, genangan air itu terjadi Selasa pagi dan berlangsung singkat. Ketika hujan reda, air pun surut. “Kejadian itu tidak lama, karena airnya sudah surut. Meski demikian, itu memang menimbulkan gangguan kelancaran lalu lintas,” ucapnya.
Sementara kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Badung, IB Surya Suamba, mengaku telah menindaklanjuti. Dari informasi petugas di lapangan, genangan air itu dipicu tersumbatnya saluran inlet akibat tertutup sampah.
Begitu sampah tersebut dibersihkan, air hujan itu kemudian langsung surut. ‘’Jika itu inlet itu tidak tersumbat sampah, kejadian itu mungkin tidak ada. Sebab daya tampung saluran drainase disana sudah besar. Arah drainase di sana belok ke kanan menuju arah Hotel Mulia,’’ ungkapnya. 023























