Jalan Belong–Patas Diperbaiki, Warga Semringah

PENGGALIAN bahu jalan sebagai bagian dari proses penguatan dan pelebaran jalan. Foto: ist
PENGGALIAN bahu jalan sebagai bagian dari proses penguatan dan pelebaran jalan. Foto: ist

POSMERDEKA.COM, GIANYAR – Pemkab Gianyar mulai memperbaiki jalan rusak sepanjang hampir dua kilometer yang menghubungkan Banjar Belong dan Banjar Patas, Desa Taro, Tegallalang. Jalan ini merupakan akses utama dari arah Kintamani, Bangli menuju Desa Taro yang juga dikenal sebagai salah satu desa wisata.

Jalan sebelumnya mengalami kerusakan cukup parah akibat faktor usia dan curah hujan tinggi. Minimnya fasilitas drainase atau got juga mengakibatkan air meluap ke badan jalan, memperparah kondisi jalan yang berlubang dan licin. Meski dalam kondisi rusak, jalur ini tetap ramai digunakan warga dan wisatawan, terutama para pesepeda yang menjadikan Desa Taro sebagai tujuan rekreasi. Karena itu, Pemkab Gianyar menetapkan perbaikan jalur ini sebagai prioritas utama.

Bacaan Lainnya

Saat ini, alat berat dan para pekerja mulai melakukan pemasangan pagar pembatas di sepanjang jalur perbaikan. Imbauan juga telah disampaikan kepada warga dan pengguna jalan, untuk lebih berhati-hati selama proses pengerjaan berlangsung.

Salah satu sopir angkutan umum, I Made Bawa, menyampaikan rasa terima kasihnya atas perhatian pemerintah. “Saya sangat berterima kasih kepada Pemkab Gianyar karena telah memperbaiki jalan di sepanjang trayek angkot saya,” ungkapnya. Dia berharap perbaikan ini segera rampung agar akses masyarakat, terutama pelajar, menjadi lebih aman dan nyaman.

Hal senada disampaikan Perbekel Desa Taro, I Wayan Warka. Dia berkata pihak desa telah melakukan sosialisasi kepada warga, terkait adanya sistem buka-tutup jalan selama pengerjaan berlangsung. Warga juga diminta memaklumi jika akses menuju rumah mereka sempat terganggu. “Selain pengaspalan, proyek ini juga akan memperbaiki saluran got agar air hujan tidak lagi meluber ke jalan raya,” jelasnya.

Pada tahap awal, dilakukan penggalian bahu jalan sebagai bagian dari proses penguatan dan pelebaran jalur. Warga juga diimbau bersiap mengantisipasi kemungkinan gangguan pasokan air bersih, karena adanya pipa air yang mungkin terdampak galian.

Proyek ini merupakan bagian dari program peningkatan jalan Kabupaten, dengan total anggaran dari APBD sebesar Rp5,478 miliar lebih dan ditargetkan rampung dalam waktu 150 hari kalender. adi

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses