GIANYAR – Seorang pemuda asal Banjar Kaja Kauh Tulikup, Kabupaten Gianyar terseret ombak di hilir Sungai Sangsang Pantai Lebih, Rabu (27/5) sekitar pukul 08.15 Wita. Korban atas nama Putu Angga Wisargawan (20) ketika itu sedang berenang bersama tujuh orang lainnya.
Karena letak sungai berbatasan langsung dengan pantai, ombak yang begitu kuat menyeret mereka. Tujuh orang lainnya berhasil menyelamatkan diri, namun nahas Putu Angga tenggelam dan menghilang.
Kantor Pencarian dan Pertolongan Denpasar (Basarnas Bali) menerima informasi 30 menit setelah kejadian. Sebanyak 11 orang personel dari Kantor Basarnas Bali yang berlokasi di Jimbaran segera bergerak menuju tempat kejadian. ‘’Tim sudah berangkat ke lokasi pada pukul 09.00 Wita dengan dilengkapi peralatan SAR air dan 2 set alat selam,” jelas Kepala Kantor Basaras Bali, Gede Darmada.
Koordinasi terus dilakukan dengan BPBD Gianyar dan Polsek Gianyar. Sekitar pukul 10.30 Wita tim tiba di Sungai Sangsang dan bergabung bersama unsur SAR lainnya. ‘’Empat penyelam kami persiapkan, nanti mereka ada yang ke dalam permukaan air, sementara dua orang lainnya mencari di permukaan,” ungkap Darmada.
Sementara beberapa masyarakat berjaga di hilir sungai dengan menggunakan pelampung. Sampai berita ini diturunkan korban masih belum berhasil ditemukan. 023
























