HANOI – Tim bulutangkis Indonesia memastikan menyegel satu medali emas di nomor perorangan SEA Games ke-31/2022 Vietnam, setelah dua ganda putra, Leo Rolly Carnando/Daniel Marthin dan Pramudya Kusumawardana/Yeremia Erich Rambitan menciptakan ”All Indonesian Final”.
Pada babak semifinal di Bac Giang Gymnasium, Bac Giang, Vietnam, Sabtu (21/5/2022), Leo/Daniel lebih dulu memastikan tiket partai final ganda putra setelah menyisihkan wakil tuan rumah Tuan Duc Do/Hong Nam Pham 22-20, 21-16.
Tak berselang lama, Pram/Yere juga menyusul ke partai puncak meski harus susah payah melakoni laga tiga gim saat menghadapi pasangan Singapura Hee Yong Kai Terry/Loh Kean Hean. Setelah berjibaku selama 56 menit, Pram/Yere akhirnya menang dengan skor 15-21, 21-17, 21-19.
Meski menang, Yeremia mengaku sedikit tertekan dengan penampilannya hari ini apalagi itu merupakan debutnya di ajang SEA Games.
“Ini pertama kali ikut SEA Games dan bertanding di semifinal. Ada tekanan dan tegang yang lumayan. Jadi bermainnya ragu-ragu dan banyak mati sendiri,” katanya dalam keterangan resmi PBSI.
Menanggapi All Indonesian Final besok, Pram/Yere merasa lega karena mereka akan melawan rekannya yang biasa mereka hadapi selama latihan.
”Senang bisa menciptakan All Indonesian Final, tapi besok kami bakal bersaing lebih ketat. Lawan teman sendiri dan sudah sama-sama tahu pola permainan masing-masing, mungkin akan sama kuat,” jelas Pramudya, dikutip posmerdeka.com dari antaranews.
Indonesia juga berpeluang menambah emas dari sektor ganda putri setelah pasangan anyar, Apriyani Rahayu/Siti Fadia Silva Ramadhanti. Pada laga semifinal, Apriyani/Fadia hanya butuh waktu 31 menit untuk mengandaskan pasangan Singapura Khan Insyirah dengan dua gim langsung 21-10 dan 21-7.
Pada final Minggu (22/5/2022), Apriyani/Fadia akan menantang unggulan kedua asal Thailand Benyapa Aimsaard/Nuntakarn Aimsaard.
Sebagai catatan, Apriyani/Fadia yang baru pertama kali dipasangkan, sebelumnya mengalahkan unggulan pertama yang juga dari Thailand, Jongkolphan Kittitharakul/Rawinda Prajongjai (Thailand) dengan dua gim langsung 21-15 dan 22-20.
Indonesia sebenarnya berpeluang menambah banyak wakilnya ke final, namun sayang empat wakil lainnya bertumbangan di nomor tunggal putri dan ganda campuran.
Putri Kusuma Wardani atau Putri KW kembali harus mengakui keunggulan wakil Thailand Pornpawee Chochuwong, 16-21, 9-21. Disusul kekalahan Gregoria Mariska Tunjung yang juga tak berdaya menghadapi pemain Thailand lainnya.
Setali tiga uang, dua ganda campuran yakni Adnan Maulana/Mychelle Crhystine Bandaso dan pasangan Rinov Rivaldy/Pitha Haningtyas Mentari juga bertumbangan di babak semifinal. yes
























