Indonesia Berpeluang Tambah Emas di Kejuaraan Dunia Wushu Junior 2022, Rara kembali Tanding di Nomor Qiangshu

ATLET wushu Indonesia Anasera Zahraa Haryoso saat beraksi dalam nomor Taolu Changquan kelompok C putri Kejuaraan Dunia Wushu Junior 2022 di ICE BSD, Tangerang, Banten, Kamis (8/12/2022). Anasera Zahraa yang akrab dipanggil Rara berhasil meraih medali emas dengan 9.136 poin, medali perak diperoleh atlet wushu Singapura Hui En Tan dengan poin 9.083 dan medali perunggu diperoleh atlet wushu Indonesia Billie Karina The dengan poin 9.076. foto: antaranews

TANGERANG – Manajer Tim Taolu Kontingen Wushu Indonesia, Herman Wijaya, mengatakan tuan rumah masih memiliki peluang untuk menambah pundi-pundi medali emas dalam Kejuaraan Dunia Wushu Junior (WJWC) 2022.

Kejuaraan Dunia Wushu Junior 2022 memang masih menyisakan dua hari perlombaan hingga Sabtu (10/12/2022). “Kita masih berpeluang menambah tiga medali emas lagi dari nomor taolu,” kata Herman Wijaya di ICE BSD, Tangerang, Banten, Kamis (8/12/2022).

Read More

Berdasarkan jadwal, pada Jumat (9/12) sejumlah kategori di nomor taolu bakal dilombakan antara lain, qiangshu kategori A dan C putra dan putri, taijiquan kategori B putra dan putri, dan nangun kategori B putra.

Kemudian pada hari terakhir, Sabtu (10/12), ada nomor qiangshu kategori B putra dan putri, duilian kategori A putra dan putri, serta yang lainnya. Selain nomor taolu, Indonesia juga masih memiliki satu wakil dari nomor sanda yakni Denis Darmawan yang melaju ke semifinal mpok junior kelas 52kg putra.

Pada Jumat (9/12/2022) ini, Denis akan berhadapan dengan atlet Vietnam Hua Van Doan. “Saya yakin Denis mampu mengatasi atlet Vietnam. Kami sudah mempelajari pola dan menyiapkan strategi khusus untuk menghadapi Hua Van Doan,” kata pelatih sanda Indonesia, Muhammad Slamet, seperti dilansir posmerdeka.com dari antaranews.

Menurut Pembina Wushu Pengkab WI Klungkung, Edy Kurniawan, Anasera Zahraa Haryoso yang sukses menyumbang medali emas ketujuh Indonesia di nomor Taolu Changquan kelompok C putri, Jumat (9/12) ini juga akan tampil di nomor senjata (qiangshu). ”Mudah-mudahan saja Rara (panggilan Anasera Zahraa Haryoso, -red) bisa mearaih emas keduanya,” harap Eddy Kurniawan

Sejauh ini, Indonesia telah mengoleksi 7 emas, 2 perak, dan 2 perunggu. Hasil ini melampaui target yang dicanangkan Pengurus Besar Wushu Indonesia (PB WI) yakni enam emas.

Dengan 7 emas itu, Indonesia masih kokoh di puncak klasemen sementara perolehan medali. China membuntuti di posisi kedua dengan 6 emas dan 1 perunggu. Lalu Malaysia di posisi ketiga dengan 3 emas, 5 perak, dan 4 perunggu. yes

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.