Implementasi Kurikulum Merdeka, Kepala Sekolah Diminta Semakin Kreatif

KABID Pembinaan Ketenagaan Disdikpora Kota Denpasar, Ni Made Ayu Agustini, foto bersama sejumlah Plt kepala sekolah dasar negeri. Foto: ist

DENPASAR – Proses pembelajaran siswa saat ini semakin kreatif dan inovatif karena perkembangan zaman dan teknologi. Hal ini tentu menjadi tantangan bagi dunia pendidikan, utamanya dalam mengimplementasikan Kurikulum Merdeka.

‘’Tugas kepala satuan pendidikan saat ini lebih berat, harus mampu mendorong kreativitas guru dalam mengembangkan kegiatan pembelajaran yang tak hanya terbatas di dalam ruangan kelas menjadi kunci sukses pelaksanaan Kurikulum Merdeka,’’ ungkap Kepala Dinas Pendidikan Kepemudaan dan Olahraga (Disdikpora) Kota Denpasar, AA Gede Wiratama, saat menyerahkan surat keputusan pelaksana tugas (Plt) kepada 18 kepala sekolah dasar negeri di Kota Denpasar, Senin (2/1/2023).

Bacaan Lainnya

Agung Wiratama menjelaskan, kepala sekolah yang memiliki kapasitas yang baik maka akan mudah menyelesaikan permasalahan. ‘’Kapasitas yang baik akan melahirkan gagasan yang baik. Ide-ide kreatif, inovatif akan muncul sehingga mampu memberikan solusi,’’ kata birokrat bertubuh sentosa itu.

Di sisi lain, kepala sekolah dan guru bukan hanya mengajar tetapi mendidik mental dan akhlak para anak didiknya agar memiliki karakter yang baik di sekolah dan masyarakat. Wiratama pun mengingatkan agar para pendidik jangan hanya sibuk mengurus administrasi BOS.

‘’Sebagai kepala sekolah dan guru, lakukan semuanya dengan ikhlas. Bentuk akhlak, mental, menanamkan perilaku baik dan menjadi contoh bagi anak didik. Fokus saja mendidik dan jangan sibuk mengurus administrasi BOS dan proyek. Urusan itu serahkan sama bagian administrasi dan ahlinya saja,’’ tegasnya.

Baca juga :  LIB Naikkan Subsidi Klub Liga 2 Indonesia 2020

Disebutkan, pengelolaan BOS 2023 berbeda aturan dari tahun sebelumnya. Tidak boleh terlambat membuat laporan melalui aplikasi karena sanksinya akan ada pengurangan dana BOS kalau lambat melaporkan. ‘’Gunakan BOS sesuai juknis,’’ ujarnya mengingatkan.

‘’Tolong laksanakan tugas dan fungsi sebagai pelaksana tugas sesuai perintah dari perundang-undangan. Jaga stabilitas agar proses belajar mengajar berjalan dengan baik, serta yang paling penting tingkatkan mutu dan kualitas pendidikan,’’ imbuhnya.

Wiratama didampingi Kabid Pembinaan Ketenagaan Disdikpora Kota Denpasar, Ni Made Ayu Agustini, menambahkan, menunjukkan Plt kepala sekolah ini untuk mengisi kekosongan kepala sekolah sebelumnya yang sudah memasuki pensiun per 1 Januari 2023. Dari 18 tenaga pendidik yang mendapat tugas tambahan sebagai Plt kepala sekolah di antaranya, Ni Luh Liniari, S.Pd. yang bertugas di SDN 4 Sanur. tra

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.