POSMERDEKA.COM, KLUNGKUNG – Tujuh kepala keluarga dengan jumlah warga sebanyak 34 orang yang tinggal di bantaran Tukad Unda, terpaksa dievakuasi akibat debit air di sungai tersebut meningkat usai hujan deras di hulu wilayah Karangasem dan Klungkung sejak Kamis (6/7/2023) hingga Jumat (7/7/2023).
“Sejak malam hari kami dari Polres Klungkung bersama Dinas BPBD Kabupaten Klungkung melakukan evakuasi terhadap tujuh KK, dengan jumlah warga 34 orang, yang tinggal di bantaran Tukad Unda,” ujar Kapolsek Klungkung, Kompol Agus Widarma Putra.
Warga yang dievakuasi menggunakan mobil double cabin Samapta Polres Klungkung dan mobil BPBD itu dibawa ke tempat paling aman, yakni di Balai Budaya Ida I Dewa Istri Kanya.
Kapolsek menambahkan, selain mengevakuasi warga bantaran Tukad Unda yang rumahnya terendam air, personelnya juga mendatangi lokasi pohon tumbang di wilayah Dusun Tulangnyuh, Desa Tegak yang melintang di tengah jalan. “BPBD Kabupaten Klungkung sudah kami koordinasikan untuk dilakukan pembersihan pohon yang melintang, guna memperlancar arus lalu lintas,” jelasnya. baw























