KARANGASEM – Hujan deras yang menyiram wilayah Karangasem beberapa waktu belakangan memicu terjadinya tanah longsor. Salah satu daerah terdampak adalah Desa Adat Sega, Desa Bunutan, Kecamatan Abang yang terdapat dua titik tanah longsor.
Yang pertama, longsoran tanah menimpa rumah I Ketut Merta yang posisinya setinggi kurang lebih 5 meter di atas jalan raya. Hujan yang terjadi pada Kamis (23/2/2023) sore menggerus tanah di bawah dapur, yang juga dipakai sebagai lumbung jagung, hingga rubuh rebah dan hancur.
Karena rumah Merta berada tepat di samping jalan raya, material longsor jadi menutup badan jalan. “Mobil belum bisa melintas, hanya motor saja,” kata Made Pasek, salah satu keluarga yang terdampak longsor, Jumat (24/2/2023).
Hujan juga mengakibatkan tanah longsor di Bale Banjar Adat Sega, Desa Adat Sega, Bunutan. Tembok pembatas Bale Banjar hancur, materialnya jatuh ke jurang yang ada di sampingnya, dan bangunan bale banjar tersebut terancam ikut amblas.
Kepala Dusun Sega, I Komang Kariana, mengatakan, bangunan bale banjar mulai tergerus longsor sudah sejak dua pekan terakhir. Sedikit demi sedikit tanah di tempat tersebut terkikis, dan diperparah dengan adanya hujan yang terjadi pada Kamis (23/2/2023).
Atap seng bangunan bale banjar yang hampir roboh, disangga menggunakan bambu seadanya. “Sementara untuk antisipasi agar tidak membahayakan warga, maka warga dilarang mendekati wilayah yang rawan di sini,” tandasnya. nad























