Hingga Pertengahan Tahun, Disdukcapil Buleleng Terbitkan 431 Akta Perceraian

  • Whatsapp
SEKRETARIS Disdukcapil Buleleng, Dewa Ketut Mudita. foto: ist

BULELENG – Angka perceraian di Buleleng hingga pertengahan tahun 2021 terbilang tinggi. Berdasarkan data Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Buleleng, ada 431 dokumen akta perceraian yang dikeluarkan. Itu pun diyakini masih ada beberapa masyarakat yang bercerai, namun belum mengurus akta perceraian.

Sekretaris Disdukcapil Buleleng, Dewa Ketut Mudita, mengatakan, dari Januari hingga akhir Juni 2021 ada 431 dokumen akta perceraian dikeluarkan Disdukcapil Buleleng. Disisi lain, Disdukcapil juga telah mengeluarkan sebanyak 3.159 dokumen akta perkawinan hingga pertengahan tahun ini. Jika dibandingkan tahun 2020 lalu, Disdukcapil Buleleng menerbitkan 894 dokumen akta perceraian.

Bacaan Lainnya

Sementara, untuk dokumen akta perkawinan sebanyak 6.083 selama tahun 2020 lalu. Sehingga dalam rentan waktu tahun 2020 sampai pertengahan tahun 2021 ini, sudah ada 1.325 dokumen akta perceraian yang dikeluarkan Disdukcapil Buleleng.

‘’Jika dilihat persentase perkawinan dan perceraian di tahun 2020 itu mendapatkan angka persentase 15,84 persen. Kemudian di tahun 2021 periode Januari hingga akhir Juni angka persentasenya 13,64 persen,’’ kata Dewa Mudita, Jumat (9/7/2021).

Diakui Dewa Mudita, kesadaran masyarakat untuk membuat akta perkawinan dan perceraian, masih sangat minim. Ia tak menampik, jika masih banyak penduduk Buleleng yang menikah maupun bercerai belum membuat akta dan hanya sampai di tingkat desa adat.

Baca juga :  Fraksi Gerindra Soroti Temuan Pungutan Jasa Tambat Kapal

Hal ini menurutnya akan berdampak terhadap pencatatan dokumen kependudukan, seperti akta kelahiran anak dan dokumen kependudukan lainnya. ‘’Kami harap seluruh penduduk di Buleleng agar memiliki kesadaran untuk segera melengkapi segala administrasi kependudukannya,’’ harap Dewa Mudita.

Ia juga menegaskan, kendati dalam situasi penerapan PPKM Darurat Covid-19 khusus Jawa-Bali dari 3-20 Juli 2021, pelayanan administrasi kependudukan di Disdukcapil Buleleng tetap berjalan. ‘’Kami tetap layani, walaupun sebagaian staf kami terapkan WFH. Pelayanan administrasi kependudukan kami lakukan secara daring, baik melalui Whatsapp,’’ pungkas Dewa Mudita. rik

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar anda diproses.