POSMERDEKA.COM, KARANGASEM – Kemarau dan kekeringan yang melanda sejumlah wilayah di Karangasem, menjadi salah satu pemicu kebakaran lahan di beberapa titik. Dinas Pemadam Kebakaran Karangasem mencatat, dalam rentang dua bulan terakhir yakni Agustus dan September ada lebih dari 30 kasus kebakaran lahan, terutama di wilayah Kecamatan Kubu dan Abang.
Sabtu (9/9/2023), kebakaran lahan perkebunan terjadi di Banjar Dinas Lebah, Desa Sukadana, Kecamatan Kubu. Hektaran lahan perkebunan mete dan mangga yang siap panen, habis terbakar. Berdasarkan informasi di lokasi kebakaran dan Kepala Kewilayahan (Kawil) Banjar Dinas Lebah, I Nyoman Gemah Arsana, api kebakaran kali pertama dilihat sejumlah warga dekat perkebunan sekitar pukul 14.30 Wita.
“Warga melaporkan ke saya ada lahan perkebunan milik warga kami terbakar. Saya langsung ke lokasi dan ternyata api sudah besar. Saya hubungi Pemadam Kebakaran Karangasem untuk penanganan,” ujar Arsana.
Dia dan warga bersama anggota Polsek serta Koramil Kubu berusaha memadamkan api dengan peralatan seadanya, sembari menunggu kedatangan petugas Pemadam Kebakaran. Ini dilakukan untuk melokalisir api agar tidak merembet ke lokasi permukiman warga, yang lokasinya sangat dekat dengan lokasi kebakaran lahan.
“Kami melokalisir api, karena angin kencang dan api sangat cepat membesar, dikhawatirkan mendekat dan merembet ke rumah warga. Untungnya petugas pemadam kebakaran segera datang,” kisahnya.
Butuh waktu bagi petugas pemadam kebakaran untuk memadamkan kebakaran, karena luasan yang terbakar mencapai hektaran. Pula lahan dipenuhi semak dan ilalang kering. Dinas Pemadam Kebakaran Karangasem menerjunkan lima unit mobil pemadam. Setelah berjuang hingga lebih dari empat jam, api kebakaran lahan akhirnya benar-benar padam dan dilakukan pendinginan.
“Yang terbakar ini lahan perkebunan mete dan mangga yang sejatinya sudah siap panen. Kalau luasan saya kurang tahu berapa persisnya,” pungkasnya. nad























