Harga Gabah Meroket Picu Kenaikan Harga Beras

HARGA gabah di tingkat petani mengalami kenaikan berkisar Rp500 sampai Rp1.000 per kilo akibat kenaikan harga beras yang dipicu tingginya permintaan. Foto: ist

BANGLI – Menjelang Natal dan Tahun Baru (Nataru) serta Hari Raya Galungan dan Kuningan, berbagai harga kebutuhan pokok di Bangli, mulai dari produsen sampai ke pasaran mengalami peningkatan. Salah satunya adalah kenaikan harga beras yang dipicu tingginya permintaan. Harga gabah di tingkat petani juga turut mengalami kenaikan berkisar Rp500 sampai Rp1.000 per kilo.

Kondisi itu diakui salah satu pemilik usaha penggilingan padi, I Dewa Gede Bayu (32), asal Banjar Tambahan Bakas, Desa Jehem, Kecamatan Tembuku, Jumat (16/12/2022).

Read More

Kata dia, kenaikan harga beras terjadi secara bertahap sejak beberapa pekan terakhir. Harga beras naik sampai Rp800 per kilogram. “Per kilo beras sekarang dijual Rp9.400, sedangkan sebelumnya Rp8.600,” jelasnya.

Beras ukuran 25 kilogram sekarang dijual Rp235 ribu, naik Rp15 ribu dari harga sebelumnya yang hanya Rp220 ribu. Kenaikan harga terjadi lantaran harga gabah di tingkat petani juga merangkak naik berkisar Rp500 sampai Rp1.000 per kilo.

Sebelumnya harga gabah Rp4.000, sekarang menjadi Rp 4.500 sampai Rp5.000 per kilogram. “Karena harga gabah naik, otomatis harga beras juga naik,” papar pria yang belasan tahun menekuni usaha penyosohan padi ini.

Selain itu, kenaikan harga beras diperkirakan akibat naiknya harga BBM, terutama solar, sebagai bahan bakar mesin penyosohan padi dan mesin traktor untuk mengolah tanah pertanian. Dampaknya, biaya produksi pertanian ikut naik juga.

Terkait usaha penggilingan padinya, dia mendaku sehari bisa memproduksi beras satu ton lebih. Sejauh ini dia menyebut tidak kesulitan mendapat gabah dari petani karena masih musim panen. Kenaikan harga beras juga dipicu tingginya permintaan menjelang Nataru dan hari raya keagamaan di Bali.

“Biasa, jelang hari raya, permintaan beras memang meningkat. Kalau biasanya sehari bisa menjual 10 kampil isi 25 kg, sekarang bisa laku 13 sampai 15 kampil,” ungkapnya sembari memperkirakan harga beras masih berpotensi naik setelah Nataru karena ada Galungan dan Kuningan. gia

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.