Hantam Karangasem 2-0, Badung Selangkah Lagi Menuju Emas Sepakbola Porprov Bali 2022

TIM sepakbola Badung sebelum kcik off menghadapi Karangasem, pada laga babak semifinal cabor sepakbola Porprov Bali XV/2022, di Stadion Beji Mandala Pecatu, Kuta Selatan, Badung, Senin (21/11/2022). Badung maju ke final setelah mengalahkan Karangasem 2-0. foto: dok

MANGUPURA – Upaya tim sepakbola Badung untuk meraih medali emas Porprov Bali XV/2022 sekaligus mempertahankan prestasi mereka pada Porprov edisi sebelumnya (2019 di Tabanan), kini tinggal selangkah lagi setelah pada laga semifinl menghantam Karangasem 2-0, di Stadion Beji Mandala Pecatu, Kuta Seatan, Badung, Senin (21/11/2022).

Badung sebagai tuan rumah cabor paling bergengsi itu, sempat kesulitan membobol gawang Karangasm yang dijaga kiper I Gusti Putu Ngurah Tyo, meski sejak kick off Laskar Keris muda (julukan tim Badung) mendominasi pertandingan.

Read More

Tim besutan Pelatih Nyoman Sujata itu baru memecah kebuntuan di pengujung babak pertama (menit 42) melalui striket Wayan Dicky Darmawan. Badung menyempurnakan kemenangan di babak kedua tepatnya menit ke-62 lewat gol gelandang Gede Sunu Jyesta Wibawa.

Karangasem yang mengimbangi dengan serangan balik, coba bangkit mengejar defisit 2 gol. Tapi sayang, serangan-serangan yang dibangun anak asuh pelatih Gede Ening Sumantra, sama sekali tak menberi ancaman Wayan Aditya Sila Putra yang berdiri di bawah mistar Badung.

Skor 2-0 untuk Badung bertahan sampai peluit panjang dibunyikan Wasit Wildan Albari dari Buleleng. Wasit mengeluarkan lima kartu kunig, dimana tiga untuk pemain Badung (Komang Aditya Prabaskara, Gede Sunu Jyesta Wibawa dan I Gusti Ngurah Raka Pramayoga). Sementara dua pemain Karangasem yang mendapat kartu kuning yakni Hanif Shofwan Nabil dan Hendry Leonard Saudale.

Meski begitu diganjar 3 kartu kuning, Pelatih Badung Nyoman Sujata memastikan timnya bisa turun dengan kekuatan penuh pada laga pamungkas (final), Jumat (25/11/2022) mendatanng. ”Sesuai aturan yang sudah disepakati bersama, babak semifinal semua akumulasi kartu yang diderita 4 tim semifinalis dihapus,” ungkapnya.

Pelatih asal Jimbaran itu juga tetap bersyukur atas kemenangan pada babak semifinal ini. ”Pastinya saya sangat bersyukur. Kemenangan ini juga kerja keras semua pemain, dan anak-anak mampu menjalankan intruksi tim pelatih,” ujar Sujata yang mengaku kunci kemenangan timnya karena bermain dengan permainan passhing pendek yang dikonmbinasi dengan long passhing.

Sementara salah satu Ecxo Askab PSSI Badung, Ida Bagus Wisnu menilai permainan tim Badung semakin matang dari sejak penyisihan hingga semifinal ini. Hanya ada beberapa hal yang perlu sedikit ditingkatkan sebelum tampil di babak final, seperti penyelesaian akhir.

”Hal ini bisa dilihat saat melawan Karangasem, dimana Lanang Yudhistira dan kawan-kawan yang menguasai permainan dan banyak mendapat peluang emas untuk mencetak gol. Tapi dari seabrek peluang itu, hanya 2 yang bisa dikonversi menjadi gol,” ungkap pria yang akrab disapa Gus Wisnu itu.

Di laga perebutan medali emas (final), Badung masih menunggu pemenang semifinal kedua antara Denpasar kontra Jembrana yang akan dimainkan Selasa (22/11/2022) sore ini pukul 15.00 Wita. yes

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.