POSMERDEKA.COM, DENPASAR – Menindaklanjuti kondisi terkini pasca aksi massa di sejumlah daerah, termasuk di Denpasar, Bali, Parisada Hindu Dharma Indonesia (PHDI) sebagai satu-satunya Majelis Umat Hindu di Indonesia terus memantau dan mengikuti perkembangan dinamika yang terjadi di masyarakat. Terkait hal itu, PHDI Pusat mengeluarkan imbauan sebagai respons atas dinamika yang terjadi.
Dalam imbauan PHDI Pusat terkait dinamika kehidupan berbangsa dan bernegara yang ditandatangani Ketua Umum PHDI Pusat, Wisnu Bawa Tenaya, bersama Sekretaris Umum, I Ketut Budiasa, menyatakan jika PHDI Pusat terus memantau perkembangan situasi di masyarakat sekaligus menyerukan langkah-langkah yang berorientasi pada kepentingan rakyat. Dalam imbauannya, PHDI Pusat menyampaikan lima poin yang ditujukan kepada pemerintah, DPR, aparat, hingga Masyarakat serta umat Hindu.
Pertama, PHDI menyerukan kepada Pemerintah dan Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) untuk selalu mengedepankan nurani serta merawat empati dan kepekaan sehingga benar-benar dapat merasakan suasana kebatinan masyarakat. ‘’Dan dengan itu kemudian dapat mengambil kebijakan-kebijakan yang sepenuhnya mengedepankan kepentingan masyarakat,” ujar Ketua Umum PHDI Pusat, Wisnu Bawa Tenaya, dalam imbauan yang diterima posmerdeka.com, pada Senin (1/9/2025).
Selanjutnya, PHDI Pusat menyerukan kepada Pemerintah dan DPR agar melakukan evaluasi menyeluruh terhadap program-program dan kebijakan-kebijakan yang tidak pro-rakyat, untuk kemudian dengan tegas dan segera membatalkan kebijakan-kebijakan tersebut. ‘’Langkah ini termasuk memberhentikan pejabat yang melalui pernyataan maupun kebijakannya nyata-nyata menunjukkan ketiadaan empati pada kondisi masyarakat,’’ tegasnya.
Menyerukan kepada TNI dan Polri agar tidak menggunakan kekerasan dalam bentuk apapun kepada masyarakat. Sebagai institusi yang terlatih dan profesional serta didukung peralatan yang memadai, aparat diminta agar senantiasa dapat melakukan tindakan-tindakan persuasif kepada rakyat yang melahirkan dan membesarkannya.
PHDI juga menyampaikan duka mendalam atas jatuhnya korban dalam aksi-aksi yang sedang berlangsung. ‘’PHDI Pusat menyerukan agar semua pihak dapat menahan diri dan mengedepankan Tindakan tanpa kekerasan (ahimsa),’’ ujarnya.
Pada point kelima, kepada umat Hindu secara khusus, PHDI Pusat mengajak seluruh umat Hindu di Tanah Air untuk memanjatkan doa kehadapan Ida Sang Hyang Widhi Wasa semoga bangsa Indonesia diberikan kekuatan, persatuan, dan kedamaian. tra























