Warga Sekolah Diimbau Bijak Bermedsos di Tengah Dinamika Unjuk Rasa

KABID Pembinaan SD Disdikpora Kota Denpasar, I Nyoman Suriawan (kanan), mengimbau warga sekolah bijak bermedia sosial di tengah dinamika unjuk rasa saat rapat rutin K3S Kecamatan Denpasar Barat, Senin (1/9/2025). Foto: ist
KABID Pembinaan SD Disdikpora Kota Denpasar, I Nyoman Suriawan (kanan), mengimbau warga sekolah bijak bermedia sosial di tengah dinamika unjuk rasa saat rapat rutin K3S Kecamatan Denpasar Barat, Senin (1/9/2025). Foto: ist

POSMERDEKA.COM, DENPASAR – Dinas Pendidikan, Kepemudaan dan Olahraga (Disdikpora) Kota Denpasar, mengimbau kepada seluruh warga sekolah, di antaranya guru, kepala sekolah, satpam, pelajar, komite, orangtua dan murid, agar lebih bijak dalam menyebarkan informasi melalui platform media sosial, khususnya yang berkaitan dengan aksi unjuk rasa yang terjadi beberapa hari terakhir ini.

‘’Pada perkembangan dinamika yang terjadi di masyarakat saat ini, kami mengimbau kepada seluruh warga sekolah untuk bijak dalam menggunakan media sosial sehingga dapat mendukung kondusifitas di masyarakat. Jangan mudah terpancing provokasi, jangan ikut menyebarkan informasi yang belum terverifikasi, dan biasakan melakukan pengecekan silang,” ujar Kabid Pembinaan SD Disdikpora Kota Denpasar, I Nyoman Suriawan, Senin (1/9/2025).

Bacaan Lainnya

Suriawan mengatakan itu di hadapan kepala SD negeri dan swasta se-Kecamatan Denpasar Barat saat rapat rutin K3S Kecamatan Denpasar Barat. Ia mengingatkan agar para pendidik tidak mudah terjebak dalam konten-konten yang belum tentu valid, termasuk yang dapat berisikan fitnah dan berita yang menyesatkan.

Ia juga menyoroti fenomena baru yang muncul di media sosial, seperti gerakan “no viral no justice” yang terkadang mendramatiskan peristiwa tanpa memverifikasi kebenarannya. Untuk itu, Suriawan mengimbau agar guru lebih berhati-hati dan cermat dalam menyaring informasi di media sosial, serta menjaga sikap profesionalisme sebagai pendidik.

“Warga sekolah perlu berpikir kritis terhadap informasi yang beredar. Hindari penyebaran hoaks dan misinformasi. Lakukan cek dan recheck sebelum membagikan informasi,” tegas Suriawan.

Ia menambahkan, aktivitas kegiatan belajar mengajar di Kota Denpasar, pada Senin (1/9/2025) tetap berjalan seperti biasa. Belum ada imbauan atau diberlakukan pembelajaran jarak jauh (PJJ) atau daring. Kebijakan ini diambil demi keutamaan pentingnya mencerdaskan generasi muda.

Disdikpora telah berkoordinasi dengan Kesbangpol, dan belum mengeluarkan kebijakan untuk proses belajar mengajar daring serta melihat perkembangan situasi. “Kegiatan belajar masih berjalan seperti biasanya. Jadi mari kita bersama-sama menjaga anak-anak kita agar tetap fokus pada pendidikannya, sekaligus menjaga Denpasar tetap aman dan kondusif,” kata Suriawan. tra

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses