Final Ideal, Denpasar vs Badung Kembali Berebut Medali Emas Futsal Porprov Bali XVI 2025

TIM futsal Denpasar, bergembira setelah mengalahkan Jembrana pada babak semifinal Porprov Bali XVI 2025, di GOR Lila Bhuana, Minggu (31/8/2025), foto: yes

POSMERDEKA.COM, DENPASAR – Cabang Olahraga (Cabor) Futsal Pekan Olahaga Provinsi (Porprov) Bali XVI 2025, melahirkan final indeal antara Denpasar dan Badung yang untuk ketigakalinya berebut medali emas sejak Porprov XIV 2019 di Tabanan.

Pada final Porprov XIV, enam tahun silam, Badung mengalahkan Denpasar dengan skor 7-3 di GOR Debes Tabanan. Namun, medali emas yang sempat mereka raih akhirnya dicabut oleh tim Majelis Komisi Hakim. Pasalnya mutasi pemain Badung Jeremi Erick Fandy Yeimo yang notabene mencetak dua gol dalam final tersebut, dinyatakan tidak sah

Bacaan Lainnya

Dalam sidang yang dipimpin Ketua Fredrik Billy, anggota Gusti Bagus Artanegara, dan Putu Yudi Atmika, selaku Komisi Hakim Porprov Bali XIV Tahun 2019 saat itu, mengabulkan permohonan pemohon Denpasar. Menyatakan termohon I (Jeremi Erick Fandy Yeimo) melanggar ketentuan mutasi Porprov XIV Tahun 2019 di Tabanan dan ketentuan THB Cabor Futsal pasal 23, poin 2a.

Komisi Hakim juga menyatakan juara cabor futsal Porprov yang diraih Kabupaten Badung dihapus dan dinyatakan kalah dengan skor 0-3. Komisi Hakim juga menetapkan juara cabor futsal Porprov 2019, adalah Kota Denpasar sebagai juara, Kabupaten Badung runner up, dan Kabupaten Buleleng peringkat ketiga.

Tiga tahun kemudian setelah kasus itu, kedua tim kembali tampil di partai final pada Porprov Bali XV/2020 di GOR Lila Bhuana, Sabtu (9/11/2022). Kali ini Badung tidak mengulangi kesalahan yang sama, dan dengan perkasa menghempaskan Denpasar dengan skor 6-4. Badung pun akhirnya mendapatkan kalungan medali emas, sementara Denpasar harus puas mendapat perak.

Kini di Porprov Bali XVI 2025, Denpasar kembali bertemu Badung di final, setelah kedua tim pada babak semifinal di GOR Lila Bhuana, Minggu (31/8/2025), mengalahkan lawan-lawannya. Badung yang tampil di semifinal pertama (pukul 08.00 Wita), mengatasi perlawanan sengit Jembrana dengan skor 11-6

Sebelas gol Badung yang ditangani pelatih Chris Natalino itu, masing-masing dicetak; Gede Surya Utama (2 gol), hattrick kapten Gede Rama Pramudya Lesmana (3 gol), Natanel Yanfrid Banaya (2 gol), dan I Komang Trisna Adi Saputra, AA. Ngurah Avian Diksa Pranata serta Dewa Made Ryan Kusuma Yudha, masing-masing satu gol.

Sementara enam gol Tabanan yang dibesut Pelatih I Made Urip Karistiawan, empal gol diantaranya diborong Putu Denis Agusta Dinata, serta dua gol yang masing-masing disumbangkan Rama reyhandra Winata dan Agus Ade Apriana Arta Putra.

Kemudian di partai semifinal kedua pukul 10.00 WITA, Denpasar mendapat perlawanan sengit dari Jembrana, sebelum akirnya bisa mengatasi tim Jembrana yang ditangani Pelatih Made Yoga Indra Kusuma, dengan skor 4-2.

Dalam laga tersebut, Denpasar juga mendapat keberuntungan satu gol bunuh diri pemain Jembrana I Putu Agus Aditya Pramana, selanjutnya dilengkapi tiga gol laiinya yang dicetak Marvel Umbu Hapu Ranjapati, kapten tim Anak Agung Ngurah Made Kresna dan I Kadek Arya Bagus Wiguna.

Sedangkan dua gol balasan Jembrana disumbangkan di babak pertama yang diborong I Kade Soma Hariawan. Meski kalah, Jembrana masih punya kesempatan membawa pulang medali, setidaknya medali perunggu menghadapi Tabanan, dalam perebutan juara ketiga. yes

Jadwal Selasa (2/9)

Perebutan Perunggu:

Tabanan v Jembrana (08.00 WITA)

Final:

Denpasar v Badung (10.30 WITA)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses