POSMERDEKA.COM, DENPASAR – Skuad U13 Perseden Denpasar gagal melakukan revans setelah kembali dikalahkan Tim U13 Bali United FC dengan skor 1-4, pada laga final Piala Soeratin U13 Zona Bali 2026, di Stadion Ngurah Rai Denpasar, Rabu (9/9/2026) sore.
Kedua tim sebelumnya sempat bertemu di penyisihan Grup A, dimana juara bertahan Tim U13 Universitas Pendidikan Ganesha (Undiksha) Singaraja juga ada di grup itu. Dalam laga penentuan juara grup, Bali United berhasil mengalahkan Perseden dengan skor 3-1. Meski kalah Perseden tetap lolos ke fase gugur (8 besar) dengan status runner up grup A.
Setelah melewati dua laga di fase gugur, Perseden akhirnya tampil di final. Demikian juga Bali United melewati laga di fase gugur dengan mulus. Itu makanya, Laskar Catur Muka muda -julukan Perseden U13- mengusung misi ”balas dendam” saat bertemu pasukan muda Serdadu Tridatu.
Pada laga final yang dipimpin Wasit Putu Agus Joni Arta dari Kabupate Badung, anak-anak Denpasar sebenarnya memulai laga dengan sangat baik. Bahkan tim besutan Pelatih I Nyoman Agus Budiartha itu, mampu unggul cepat saat kick off baru berjalan 2 menit.
Center bek Ahmad Reza Fahlevi yang punya tembakan spekatkuler jarak jauh mematikan, berhasil membobol gawang Bali United yang dikawal kiper Dewa Gede Rangga.
Gol cepat Reza, langsug direspon anak-anak Bali United. Hanya butuh waktu sekitar 14 menit, gelandang serang Nathan Arya Sasmita berhasil menjebol gawang Perseden di menit 16.
Bahkan enam menit berselang, Bali United balik unggul 2-1 setelah giliran pemain pengganti Noa Adithya Denis mengoyak gawang Perseden di menit 22. Noa dimasukkan Pelatih Bali United Made Adi Wirahadi di menit 11, menggantikan Ketut Chidananda Arya.
Muhammad Krisna dan kawan-kawan semakin di atas angin, setelah giliran striker Zidane Al Faridzi mencetak gol sekaigus membawa Bali United menjauh dengan skor 3-1 hingga babak pertama berakhir.
Di babak kedua, Perseden mencoba bangkit dengan meningkatkan tensi serangannya. Namun sayangnya, gawang Perseden kembali kebobolan saat babak kedua baru berjalan 3 menit. Gol I Nengah Arif Suryawan di menit 48, sekaligus memaksa kiper Keanu Luijten, untuk keempat kalinya memungut bola dari sarangnya.
Teringgal 1-4, Perseden belum mau menyerah. Tetapi usaha keras yang dilakukan I Made Devan Pradnya Dhana dan kawan-kawan, minimal mempertipis kekalahan, tidak membuahkan hasil sampai pertandingan selesai.
Dengan kekalahan ini, Perseden gagal melakukan revans sekaligus finish sebagai runner up. Sedangkan Bali United tampil sebagai juara Zona Bali 2026, sekaligus berhak menggemgam tiket lolos ke putaran nasional.
Usai laga final tersebut, Manajer Tim U13 Perseden I Putu Indra Mandhala Putra, tetap mengapresiasi perjuangan para pemainnya walau belum mampu mengalahkan tim kuat Bali United.
”Anak-anak sudah bermain dan berjuang keras dengan sangat maksimal, namun lawan (Bali United) memang tampil lebih baik dan lebih siap,” ujarnya.
Sementara Tim U13 Munggu tampil sebagai juara tiga, setelah pada laga partai sebelumnya (perebutan juara 3-4) berhasil mengalahkan Tim U13 Bali United Academy Gianyar dengan kemenangan dramatis 2-1.
Bali United Academy Gianyar sempat unggul lebih dulu di menit 39 melalui gol wing bek Arkan Hadiabqary. Namun SSB Munggu yang dipoles Pelatih Aditia Yoga Pratama, mampu bangkit dan mencetak 2 gol dalam kurun waktu 6 menit di pengujung babak kedua melalui Putu Gio Aditya di menit 75 dan I Gede Agus Hardika Utama Putra menit 82.
Usai laga final tersebut, langsung dilakukan penyerahan medali dan piala bagi para pemenang. Untuk Tim U13 diserahkan oleh Bidang Kompetisi Asprop PSSI Bali, Made Witarka. Sedangkan Tim U15 diserahkan Sekum PSSI Bali, Dewa Teges Wirawan dan Tim U17 diserahkan Wakil Ketua Umum Asprov PSSI Bali, IGAN. Anom Jaksa Saputra. yes
























