Guru dan Siswa Bantu BNNK Denpasar Perangi Narkoba

KEPALA Dinas Pendidikan Kepemudaan dan Olahraga Kota Denpasar, AA Gede Wiratama. Foto: tra
KEPALA Dinas Pendidikan Kepemudaan dan Olahraga Kota Denpasar, AA Gede Wiratama. Foto: tra

DENPASAR – Dinas Pendidikan Kepemudaan dan Olahraga (Disdikpora) Kota Denpasar mendukung upaya Badan Narkotika Nasional (BNN) Kota Denpasar dalam pencegahan penyalahgunaan narkoba bagi pelajar. Disdikpora Kota Denpasar pun mendorong seluruh satuan pendidikan di tingkat SMP/MTs negeri dan swasta se-Kota Denpasar membentuk relawan Pencegahan, Pemberantasan, Penyalahgunaan, dan Peredaran Gelap Narkoba (P4GN) dengan melibatkan seluruh komponen di lingkungan sekolah.

‘’Kami mengajak para guru dan siswa  bersama-sama membantu BNN dalam memerangi narkoba yang merusak masa depan bangsa, dengan berkontribusi aktif sebagai penggiat atau relawan antinarkoba di lingkungan pendidikan sehingga tercipta Sekolah Bersinar (Bersih Narkoba),’’ kata Kadisdikpora Kota Denpasar, AA Gede Wiratama, Rabu (13/4/2022).

Bacaan Lainnya

Menurut Wiratama, Keberadaan Relawan P4GN di sekolah ini sangat penting. Guru dan para siswa bisa langsung terlibat untuk menciptakan Indonesia yang bersih dan bebas dari narkoba.

Langkah ini, sambung Wiratama, merupakan bentuk tindakan pencegahan yang sangat diperlukan supaya kehidupan siswa di sekolah tidak diganggu oleh dampak buruk narkoba. Sehingga semua elemen di sekolah seperti pimpinan sekolah, guru, staf dan juga orang tua harus terlibat aktif dan menyosialisasikan bahaya narkoba kepada siswa.

Baca juga :  Unud Segera Terapkan Tanda Tangan Elektronik

‘’Kami harapkan sekolah secara berkala membuat kegiatan terkait P4GN dan mendukung pelaksanaan ekstrakurikuler KSPAN (Kelompok Siswa Peduli HIV/AIDS dan Narkoba),’’ pinta Wiratama.

Wiratama menambahkan, upaya serius dalam penanggulangan narkoba di kalangan pelajar tidak bisa ditawar lagi karena fakta saat ini, tren penyalahgunaan narkoba telah bergeser dari pekerja ke kalangan remaja dan pelajar. Proteksi pelajar dari ancaman narkoba merupakan salah satu upaya menjaga bonus demografi agar nantinya menjadi generasi yang produktif.

Ia juga mengimbau agar para guru tidak terlibat dalam bahaya narkoba dan dapat menjadi instruktur untuk guru lainnya dalam mensosialisasikan akan bahaya narkoba. “Bahaya narkoba sangat berdampak kepada generasi muda yang merupakan generasi penerus bangsa. Peran guru sangat penting terhadap pencegahan penggunaan narkoba di sekolah. Kita semua sepakat bahwa guru sebagai orang terdepan dalam menyosialisasikan kepada anak didik akan bahaya penyalahgunaan narkoba,’’ serunya. tra

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.