DENPASAR – Bawaslu Bali kini tidak perlu waswas lagi mesti pindah kantor dari gedung yang saat ini ditempati. Gubernur Bali, I Wayan Koster, mengubah status bangunan yang digunakan Bawaslu Bali saat ini dari status pinjam pakai menjadi hibah.
Kabar baik itu disampaikan Koster saat menerima rombongan Bawaslu Bali di rumah jabatan Gubernur, Selasa (24/5/2022). Saat audiensi tersebut, Koster langsung menginstruksikan Kepala Kesbangpol dan Linmas Bali, Dewa Mantara, yang mendampingi.
“Pak Kesbangpol tolong segera urus. Yang begini-begini buat saya tidak perlu lama-lama, harus cepat,” pinta Ketua DPD PDIP Bali tersebut.
Hanya, sambung Koster, hibah tersebut akan ditarik kembali oleh Pemprov jika lembaga Bawaslu tidak ada lagi. “Nanti kalau Bawaslu tidak ada, aset Provinsi harus dikembalikan lagi. Jangan sampai dikuasai pusat,” tegas Koster.
Ketua Bawaslu Bali, Ketut Ariyani, yang memimpin rombongan, menyampaikan terima kasih atas fasilitas yang diberikan Koster. Dia memaparkan juga bahwa fasilitasi anggaran Pilkada 2024, baik hibah Provinsi maupun kabupaten/kota, segera mendapat kepastian, khususnya kepastian pembiayaan bersama dalam Pilkada 2024 nanti.
“Kalau bisa seperti penandatanganan hibah Pilkada 2020 yang dilakukan secara serentak di Provinsi. Jika ini bisa disegerakan, kami tentu sangat senang, sehingga kami bisa lebih fokus mengawal Pemilu 2024,” harap Ariyani.
Menjawab harapan Ariyani itu, Koster lagi-lagi menegaskan komitmennya menyukseskan Pemilu dan Pilkada 2024. “Pasti itu. Nanti Pak Kesbang segera tuntaskan itu ya. Kita sudah komitmen, yang begini-begini harus segera selesai,” instruksinya.
Selain Ariyani, turut hadir tiga komisioner Bawaslu Bali yakni I Wayan Wirka, I Ketut Sunadra, dan I Ketut Rudia. Juga Kepala Sekretariat Bawaslu Bali, Ida Bagus Putu Adi Natha. hen






















