Gubernur Koster Disiplin Gunakan Masker

  • Whatsapp
GUBERNUR Bali, Wayan Koster. Foto: ist
GUBERNUR Bali, Wayan Koster. Foto: ist

DENPASAR – Untuk memutus rantai penyebaran virus Corona (Covid-19) perlu kesadaran semua pihak melanjutkan dengan penuh disiplin untuk menggunakan masker di tempat terbuka karena penggunaan masker memiliki dua fungsi untuk mencegah virus ini.

Pertama, bagi yang sakit batuk dan flu maka percikan/dropletakan tertahan oleh masker yang menyebabkan percikan itu tidak akan keluar dan mengenai orang lain. Kedua, penggunaan masker bagi yang sehat maka akan terhindar terutama pada wajah bagian hidung, mulut, dan mata dari percikan dari orang lain.

Hal tersebut disampaikan Gubernur Bali, Wayan Koster, yang juga Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Provinsi Bali melalui Ketua Harian Gugus Tugas yakni Sekda Provinsi Bali, Dewa Made Indra, Selasa (14/4/2020).

Baca juga :  Sejahtera secara Psikologis Modal Utama Lawan Corona

“Untuk menghindari penularan virus Corona, maka kita harus disiplin dan rajin untuk mencuci tangan menggunakan air mengalir dan sabun. Karena penyebaran virus yang menempel pada benda tertentu yang kemudian kita sentuh dan menempel pada tangan akan lebih mudah hanyut melalui sabun dan air mengalir,” jelasnya.

Selain itu, lanjut dia, hindari menyentuh bagian wajah terutama hidung, mulut, dan mata setelah menyentuh benda tertentu sebelum mencuci tangan. “Tiga indera dalam tubuh kita tersebut akan memudahkan bagi virus Corona untuk masuk ke tubuh,” imbuhnya.

Gubernur Bali juga mengingatkan agar terus melakukan sosial dan physical distansing(pembatasan sosial) untuk mencegah penyebaran virus ini. “Tetap secara disiplin untuk menjaga jarak dari orang lain, karena tidak semua orang yang terinfeksi virus Corona akan menunjukkan gejala,” tandasnya.

Baca juga :  Lima Tahapan Menuju Masyarakat Aman Covid-19 dan Produktif

Sementara itu, terkait kesiapan anggaran Pemprov Bali terhadap penanganan dan penanggulangan Covid-19, Gubenur Bali telah memerintahkan untuk menghentikan kegiatan-kegiatan yang tidak wajib sehingga APBD dapat difokuskan kepada tiga hal. Yakni: pemenuhan kebutuhan wajib, penanganan Covid-19, dan pemulihan Covid-19. “Untuk itu APBD 2020 sangat siap untuk dipertaruhkan dalam penanganan pandemi ini. Sedangkan terkait berapa jumlah riilnya saat ini masih dilakukan proses pendataan secara terperinci,” pungkasnya. alt

banner 728x250 banner 728x250 banner 728x250 banner 728x250 SMK BALI DEWATA

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.