MATARAM – DPD Partai Golkar NTB menggelar kegiatan pendidikan politik dan pengaderan untuk menggembleng mental para kader agar makin loyal, pun berkomitmen memperjuangkan partai pada Pemilu 2024.
Ketua DPD Partai Golkar NTB, Mohan Roliskana, mengatakan, kegiatan ini merujuk Undang-Undang Nomor 2/2011, yakni salah satu fungsi partai politik adalah memberi pendidikan politik. Tidak hanya bagi kader, tapi juga memberi kesempatan untuk masyarakat luas memahami politik dan sadar akan hak dan kewajibannya di depan umum.
“Pendidikan politik yang dilakukan oleh partai politik secara maksimal, dan pada esensi aktualnya, akan dapat memiliki dampak sangat baik terhadap masyarakat. Itulah esensi kegiatan yang kami gelar kali ini,” kata Mohan, Sabtu (19/11/2022).
Dia berujar, secara umum pendidikan politik dan pengaderan membidik lahirnya kesadaran akan kewajiban dalam memberi pilihan kepada politik. “Atau (membidik) kandidat yang benar dan tulus dalam hal kesejahteraan rakyat,” ucap Wali Kota Mataram itu.
Karena itu, lanjut dia, dampak bila partai politik tidak proaktif dalam membangun sensitivitas politik, antara lain, makin menurunnya partisipasi politik publik dalam jalannya ajang demokrasi.
“Ada penurunan partisipasi publik dalam pemilihan umum, dan ini juga akan menyebabkan kondisi politik yang tampaknya tidak sehat. Selain itu memungkinkan abstain tinggi karena rendahnya tingkat partisipasi publik,” tandasnya. rul























