Gianyar Izinkan Ogoh-ogoh, Pelaksanaan Sesuai SE Gubernur

  • Whatsapp
BUPATI Gianyar, Made Mahayastra. Foto: adi

GIANYAR – Surat penegasan Gubernur Bali tentang Surat Edaran (SE) yang dikeluarkan MDA Provinsi Bali terkait pawai ogoh-ogoh menyambut hari raya Nyepi Tahun Saka 1944, didukung Bupati Gianyar, Made Mahayastra. Hanya, Pemkab Gianyar tidak memberi bantuan dana untuk pembuatan ogoh-ogoh tersebut.

Dalam surat penegasan Gubernur itu disebutkan, Pemprov Bali sangat mengapresiasi kreativitas seni generasi muda Bali dalam pembuatan ogoh-ogoh. Hal itu sebagai bentuk tradisi yang berlangsung saat hari Pengerupukan menyambut hari raya Nyepi.

Bacaan Lainnya

Dijabarkan pula, pawai ogoh-ogoh dapat dilaksanakan dengan ketentuan ogoh-ogoh harus menggunakan bahan ramah lingkungan, sesuai Pergub Bali Nomor 97/2018 tentang timbunan sampah plastik sekali pakai.

Meski diizinkan, pawai tetap memperhatikan situasi dan kondisi Covid-19 yang melandai dan stabil, serta memperhatikan kebijakan baru pemerintah pusat terkait pembatasan aktivitas masyarakat dalam masa pandemi. Peserta juga diminta berkoordinasi dengan aparat keamanan dan desa adat.

Bupati Mahayastra berujar, dia secara umum mengizinkan pembuatan dan penyelenggaraan pawai ogoh-ogoh dengan prokes dan sesuai SE Gubernur. “Kita ikuti edaran Pak Gubernur. Kita ikuti dan sosialisasikan SE dari Pak Gubernur ini,” ucapnya.

Hanya, sambung Mahayastra, Pemkab tidak ada bantuan dana pembuatan ogoh-ogoh untuksekaa teruna. “Dari dulu kami tidak pernah memberi bantuan untuk ogoh-ogoh,” tandasnya. adi

Baca juga :  Puspa Aman Diluncurkan di Desa Saba

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.