Generasi Muda ”Jengah”, BPD Bali Sediakan KUR

  • Whatsapp
DIREKTUR Utama BPD Bali, Nyoman Sudharma tampak berbincang dengan salah seorang pedagang di Pasar Gotong Royong di Depan Kantor Gubernur Bali di Renon, Denpasar, Jumat (14/8/2020). foto: gus alit

DENPASAR – Dampak pandemi Covid-19 yang melanda Bali, generasi muda saat ini jengah dan tidak malu lagi untuk melakukan usaha. Seperti berjualan nasi jinggo di pinggir-pinggir jalan. Hal tersebut diungkapkan ungkap Direktur Utama BPD Bali, Nyoman Sudharma di Denpasar.

“Masyarakat saat ini sangat kreatif dan tidak lagi malu. Lihat anak-anak muda sekarang jualan nasi jinggo. Jarang ada anak muda Bali seperti itu. Sekarang jengah-nya sudah keluar,” ungkap Nyoman Sudharma saat menghadiri Pasar Gotong Royong di Depan Kantor Gubernur Bali di Renon, Denpasar, Jumat (14/8/2020).

Sudharma menuturkan, dirinya pun berhenti dan membeli nasi jinggo. Langkah itu, kata dia, sebagai apresiasi, penyemangat, dan juga motivasi terhadap para generasi muda ini. Pihaknya pun menyarankan menggunakan Kredit Usaha Rakyat (KUR) yang disediakan BPD Bali, sebagai bantuan modal untuk megembangkan usahanya.

Baca juga :  Terjadi di Bangli, Ban Tiga Mobil Dirusak Orang Tak Dikenal

Karena dengan KUR ini, jelas dia, banyak keunggulan serta kemudahan yang didapatkan. Seperti persyaratan yang mudah dan ditambah bunga yang ringan. Yakni, enam persen per tahun. “KUR mulai dari Rp 5 juta sampai dengan Rp 500 juta. Tentunya, sesuai kapasitas usaha yang mereka geluti,” tandasnya.

Sudharma menambahkan, untuk KUR BPD Bali tahun 2020 ini sebesar Rp 1 triliun. Namun karena adanya pandemi, pihaknya terpaksa menurunkannya menjadi Rp 720 miliar.

“Masih itu (KUR-red), kurang lebih Rp 300 miliar. Hingga akhir tahun ini, masih bisa dimanfaatkan oleh masyarakat. Tentunya kami harap para pelaku Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) dapat mengoptimalkannya. Terutama UMKM yang berpotensi mampu menyediakan barang-barang untuk kebutuhan masyarakat,” bebernya.

Baca juga :  Diwacanakan, Nyepi Adat Tiga Hari Putus Penularan Corona

Sudharma juga mengungkapkan bahwa khusus untuk di tengah pandemi ini, para nasabah KUR BPD Bali mendapat keringanan berupa subsidi bunga. Yakni tiga bulan pertama enam persen, dan tiga bulan kedua sebesar tiga persen. “Jadi UMKM mendapat itu sebagai pengurangan untuk pembayaran kredit,” pungkasnya. alt

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.