POSMERDEKA.COM, KARANGASEM – Memasuki masa reses sidang I pada 5 sampai 7 November 2023, pimpinan dan anggota DPRD Karangasem mendengar aspirasi warga untuk disampaikan kembali kepada pemerintah melalui reses. Pimpinan dan anggota DPRD Karangasem mendatangi warga dari satu wilayah ke wilayah lainnya.
Ketua DPRD Karangasem, I Wayan Suastika, mengatakan, reses adalah kebijakan yang diatur dalam undang-undang dengan tujuan bertemu masyarakat, mendengar, dan mendorong serta mengawal aspirasi itu agar bisa direalisasikan pemerintah daerah.
“Kami setiap empat bulan sekali dalam setahun, ada tiga kali reses, diatur undang-undang bahwa pimpinan dan anggota DPRD harus melakukan kerja di luar gedung, bertemu konstituen yakni pemilih kita,” kata Suastika yang ditemui saat reses di Banjar Lebu, Desa Lokasari Kecamatan Sidemen, Senin (6/11/2023).
Dalam dua hari reses yang dijalani, dia bertemu warga di Kecamatan Selat dan Kecamatan Sidemen. Ada tiga keluhan utama yang warga sampaikan, yakni terkait infrastruktur, program bedah rumah, dan kesejahteraan masyarakat.
Soal infrastruktur, kata Suastika, banyak warga menginginkan penyelesaian pembangunan jalan dan bangunan pura yang belum tuntas. Juga masih banyak wilayah yang gelap dan butuh penerangan lewat PJU (penerangan jalan umum) melalui program Bedah Rumah agar tepat sasaran.
Suastika memastikan ketiga aspirasi tersebut akan ditindaklanjuti, dan selaku wakil rakyat dia berkomitmen mendorong aspirasi itu agar bisa diwujudkan. “Kami menampung, membawa, dan berupaya mendorong aspirasi itu sendiri,” lugasnya.
Suastika juga mengungkapkan, antusiasme warga untuk mengikuti kegiatan reses juga tinggi. Hal ini terlihat dari peserta reses yang hadir melebihi jumlah undangan yang diberikan kepada warga. “Sekarang (reses) ditentukan empat titik, dan satu titik yang dihadiri maksimal 130 warga. Tapi terkadang yang hadir lebih karena antusias,” papar politisi asal Juwuklegi tersebut. nad























