Gede Dana Terpilih Aklamasi Jadi Ketum KKI Bali

  • Whatsapp
BUPATI Karangasem, I Gede Dana, didaulat menjadi Ketua Umum (Ketum) KKI Provinsi Bali untuk periode 2022-2026. Foto: ist
BUPATI Karangasem, I Gede Dana, didaulat menjadi Ketua Umum (Ketum) KKI Provinsi Bali untuk periode 2022-2026. Foto: ist

DENPASAR – Musyawarah KKI Provinsi Bali yang digelar di Gedung Wanita Santhi Graha, Denpasar, Minggu (26/12/2021) melahirkan nakhoda baru bagi Kushin Ryu Karate-Do Indonesia (KKI) Bali. I Gede Dana, Bupati Karangasem, didaulat menjadi Ketua Umum (Ketum) KKI Provinsi Bali untuk periode 2022-2026. Rupanya Ketua DPC PDIP Karangasem itu merupakan karateka Karangasem pada era 1980-an.

Walau tidak mengikuti kegiatan karate secara aktif karena kesibukannya selama menjadi Ketua DPRD Karangasem dan berlanjut menjadi Bupati Karangasem, Dana mengaku tetap mengikuti perkembangan perkaratean di Karangasem. “Saya senang membaca dan mengikuti perkembangan berita tentang kejuaraan dan event karate di Bali, terutama Karangasem,” kisahnya.

Bacaan Lainnya

Agenda Musprov KKI Bali kali ini diisi penyampaian laporan pertanggungjawaban pengurus periode sebelumnya yang dipimpin AA Ngurah Mahendra selama dua kali berturut-turut sejak 2011 sampai 2021, dan pemilihan Ketua Umum KKI Bali periode 2021-2025.

Dari sembilan kabupaten/kota di Bali, secara keseluruhan mereka menerima laporan pertanggungjawaban pengurus 2016-2021 tanpa ada catatan. Pengurus kabupaten/kota dalam pandangan umum masing-masing juga mengusulkan Gede Dana sebagai calon Ketum KKI Bali, dan usulan itu diakomodir secara aklamasi. “Kabinet” KKI periode Dana didukung I Wayan Ariana sebagai Ketua Dewan Guru, dan R. Ardi Ganggas sebagai Ketua Majelis Sabuk Hitam.

Baca juga :  Gatriwara DPRD Bali Berbagi di Tengah Pandemi Covid-19

Setelah ditetapkan sebagai Ketum secara aklamasi, Dana menyampaikan terima kasih atas kepercayaan yang diberi untuk lima tahun ke depan. “Saya siap mengemban kepercayaan ini, dan akan serius memimpin organisasi ini. Harapan saya agar olahraga ini dapat berkembang hingga ke desa. Bukan hanya dari segi prestasi, tapi juga pengembangan dari segi kuantitas, yakni membumikan KKI di seluruh lapisan masyarakat sampai ke pelosok-pelosok,” janjinya menutup Musyawarah KKI Provinsi Bali. nad

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.