SEBAGAI calon Bupati Karangasem yang diusung PDIP, I Gede Dana termasuk low profile. Meski sosialisasi dia bersama paketnya, Artha Dipa, ramai beredar di media sosial, dia tetap merendah dan irit komentar terkait kontestasi di Pilkada Karangasem. Kalaupun buka suara, tidak lebih terkait sosialisasi ke masyarakat.
Disambangi di kediamannya, Rabu (22/7/2020), Ketua DPRD Karangasem itu mengaku tetap intens melakukan komunikasi ke sejumlah pihak. Namun, detailnya seperti apa, dia bilang tidak berani mendahului penentu kebijakan di partai. Dana juga tidak mau menanggapi kabar kubu Sumatri-Sukerana sebagai rival melakukan pendekatan dengan strategi tertentu. “Terserah. Saya tetap fokus dengan cara dan strategi saya dalam menyikapi jalannya proses ini,” tuturnya kalem.
Menurutnya, menyikapi makin dekatnya tahapan pencalonan, dia malah sampai sekarang belum membuat tim pemenangan. Alasannya, dia masih sebatas bakal calon, belum calon resmi yang diusung partai. Meski begitu, dia tak memungkiri kegiatan sosialisasi tetap dijalankan hampir tiap hari dengan turun ke delapan titik wilayah.
Dalam pandangannya, antusiasme dan animo masyarakat dalam melihat Pilkada 2020 terlihat sangat bagus. Setiap menyambangi masyarakat, dia mendaku selalu menyampaikan gagasan dan konsep yang akan ditawarkan ke publik. “Pilkada ini saya tanggapi enjoy (dinikmati) saja, karena saya tidak berambisi,” pungkasnya. 017
























