Gadis Korban Pencabulan Trauma, Polisi Kesulitan Gali Keterangan

  • Whatsapp
KASAT Reskrim Polres Buleleng, AKP Vicky Tri Haryanto. foto: ist

BULELENG – Unit PPA Satreskrim Polres Buleleng mengalami sedikit kendala dalam penanganan kasus dugaan pencabulan terhadap gadis berinisial KMW (14) dilakukan oleh sejumlah pria. Pasalnya, korban masih kesulitan untuk dimintai keterangan lantaran mengalami trauma atas peristiwa keji yang menimpanya.

“Korban masih trauma, sekarang masih didampingi psikiater. Jadi, sampai saat ini sulit korban untuk dimintai keterangan dalam proses penyelidikan kasus ini. Tapi tetap kami atensi, dan proses akan jalan terus,” Kasat Reskrim Polres Buleleng, AKP Vicky Tri Haryanto, Kamis (22/10/2020).

Bacaan Lainnya

Penanganan terhadap kasus ini baru tahap pemeriksaan saksi terutama dari pihak keluarga korban yakni orang tua KMW. “Jadi, kendala ada di korban (sulit untuk dimintai keterangan). Kalau hasil visum belum keluar,” ujar AKP Vicky ketika dikonfirmasi seizin Kapolres Buleleng.

Dalam penanganan kasus ini polisi mengamankan barang bukti berupa baju korban saat kejadian nahas tersebut. “Kami masih menunggu hasil konseling dari psikiater seperti apa. Setelah itu baru kami tindaklanjuti dengan BAP sehingga bisa kami ekspose,” jelas AKP Vicky.

Atas dugaan lokasi kejadian yakni TKP pertama di Kelurahan Penarungan diduga dilakukan enam orang dan TKP kedua hingga kelima terjadi di Desa Alasangker dengan waktu dan tempat berbeda termasuk orang berbeda, AKP Vicky mengaku belum melakukan penyelidikan. Pasalnya, polisi tidak ingin proses penyelidikan kasus tersebut hanya berdasarkan asumsi atau dugaan.

Baca juga :  Denpasar Tambah 1 Pasien Covid-19 Meninggal, 3 Sembuh dan Positif 30 Orang

Dijelaskannya, perlu bukti kuat terutama keterangan dari korban yang dikaitkan dengan keterangan saksi-saksi lainnya sehingga para pelaku bisa segera terungkap. “Kami belum bisa pastikan (informasi pelaku pencabulan terhadap korban lebih dari 10 orang), karena korban belum bisa dimintai keterangan. Kalau soal menduga-menduga sih boleh saja, tapi tetap ada proses penyelidikan yang jalan,” ucap AKP Vicky.

Di sisi lain AKP Vicky menegaskan masih mendalami dugaan ada tindakan kekerasan fisik terhadap KMW dilakukan oleh para terduga pelaku pencabulan. Mengingat, TKP lebih dari satu dan terduga pelaku yang mencabuli korban KMW diduga ada beberapa orang.

“Kemungkinanan dugaan kekerasan pasti ada. Ini kalau dilihat di satu TKP saja yang melakukan ada lebih 4 orang, TKP lain ada 2 orang, dan ada lagi. Ini masih kami dalami. Sekarang kami berharap korban bisa segera pulih dan bisa kami mintai keterangan, agar kasus ini terungkap dengan tuntas,” pungkas AKP Vicky.

KMW (14) menjadi korban pencabulan yang dilakukan oleh sejumlah pria yang notabene masih remaja secara bergiliran di beberapa tempat berbeda. Gadis yang masih duduk di bangku SMP ini menjadi korban pencabulan saat dikabarkan hilang beberapa hari oleh keluarganya.

Menurut informasi, awalnya diketahui KMW dicabuli 4 pria secara bergiliran. Tetapi pengakuan mengejutkan datang, diduga korban telah dicabuli lebih dari 10 pria secara bergiliran di beberapa lokasi. 018

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.