Fraksi PDIP-Demokrat DPRD Bali Rombak Komposisi, Diah Werdhi “Tergusur” Dua Kali

NYOMAN Budiutama (tiga kanan) dan Rai Warsa (tiga kiri) usai rapat paripurna terkait perubahan komposisi dan struktur Alat Kelengkapan Dewan. Foto: hen

DENPASAR – Fraksi PDIP dan Fraksi Demokrat DPRD Bali merombak komposisi personelnya yang duduk di komisi-komisi, Senin (14/3/2022). Kejutan terjadi di tubuh Fraksi PDIP, dengan “tergusurnya” IGA Diah Werdhi Srikandi dari kursi Bendahara Fraksi dengan digantikan Ni Wayan Sari Galung.

Selain itu, Kadek Diana yang sebelumnya terpental dari Ketua Komisi 3 akibat sanksi partai, kini kembali ke unsur pimpinan meski “hanya” sebagai Wakil Ketua Komisi 3 menggantikan Diah Werdhi.

Bacaan Lainnya

Dalam rapat paripurna di ruang rapat gabungan DPRD Bali, Ketua DPRD Bali, I Nyoman Adi Wiryatama, menjabarkan adanya surat Fraksi PDIP bertanggal 1 Maret 2022 terkait pemindahan anggota komisi, penggantian Ketua Komisi I, Wakil Ketua Komisi 3, juga personel Bapemperda. Selain itu, sebutnya, ada juga surat dari Fraksi PDIP terkait usulan struktur anggota Fraksi PDIP.

“Juga surat Fraksi Demokrat bertanggal 11 Maret soal usulan pemindahan Bamus dan Banggar untuk menindaklanjuti Alat Kelengkapan Dewan masing-masing. Sesuai tatib, perubahan harus diumumkan di rapat paripurna ketujuh ini,” ungkap politisi senior PDIP tersebut.

Wakil Ketua I DPRD Bali, Nyoman Sugawa Korry, yang mendampingi Adi Wiryatama, kemudian membacakan pergantian komposisi tersebut. Untuk posisi Ketua Komisi I menggantikan Nyoman Adnyana yang meninggal pada Februari lalu, PDIP menugaskan kader yang juga dari Dapil Bangli, Nyoman Budiutama, untuk mengampunya.

Baca juga :  Lagi, Tambahan Harian Kasus Positif Covid-19 di Denpasar Lebih Banyak dari Pasien Sembuh

Budiutama kini mengurus masalah hukum setelah sebelumnya ditempatkan di Komisi IV yang membidangi urusan kesra.

Kemudian ada nama legislator PDIP asal Gianyar, Made Rai Warsa, kini dipindahkan dari Komisi I ke Komisi 4. Dia juga sekaligus ditugaskan masuk ke Badan Anggaran (Banggar) dari sebelumnya di Badan Musyawarah (Bamus).

Perubahan juga dilakukan Fraksi Demokrat, dengan memindahkan Komang Nova Sewi Putra dari Bamus ke Banggar. Nova bertukar tempat dengan Komang Wirawan yang kini ke Bamus setelah sebelumnya di Banggar. “Made Duama dari Banggar ke Bamus, dan I Gde Kusuma Putra sebagai anggota Bapemperda,” urai Sugawa.

Terkait pimpinan AKD, sambungnya, Kadek Diana dari Dapil Gianyar “naik kelas” menjadi Wakil Ketua Komisi 3. Dia menggeser koleganya sesama anggota Fraksi PDIP, IGA Diah Werdhi Srikandi, yang kini menjadi anggota Komisi 3. Sementara Sekretaris Fraksi PDIP, Cokorda Gede Agung, kini mendapat tugas baru sebagai Wakil Ketua Bapemperda.

Khusus di Fraksi PDIP, selain menakhodai Komisi I, Budiutama juga dipercaya mengisi Wakil Ketua Fraksi. Di Fraksi, Diah Werdhi Srikandi kembali kehilangan posisi, karena posisinya selaku Bendahara Fraksi “digusur” sesama kader perempuan, Ni Wayan Sari Galung.

“Nanti jangan lupa Pak Budiutama syukuran di mujair Bagong (Bangli) ya,” kelakar Adi Wiryatama setelah menutup rapat, disambut tawa yang diledek. “Ayo nanti ramai-ramai ke Bangli ditraktir Pak Budiutama, tanggal 32 Maret,” timpal Ketua Fraksi PDIP, Dewa Made Mahayadnya alias Dewa Jack, sambil cekikikan saat foto bersama.

Baca juga :  Bentuk Panwaslucam, Kecamatan Diminta Sediakan Sekretariat

Budiutama yang ditemui usai rapat mendaku tidak ada persiapan khusus karena pindah dari Komisi 4 ke Komisi I. “Ya di sini kan banyak senior, saya belajar dengan beliau-beliau di sini. Namanya penugasan, sebagai petugas partai kita jalani saja sebaik-baiknya,” tutur politisi kalem tersebut.

Made Rai Warsa di kesempatan terpisah juga mengaku siap mengemban tugas sebagai wakil rakyat di komisi mana saja. Jika sebelumnya di Komisi I dia lebih banyak berkutat dengan persoalan hukum, kini dia membiasakan diri dengan urusan kesejahteraan rakyat atau kesra.

“Siap, pasti siap di mana saja, yang penting mau belajar. Karena ini amanah partai, seberat apapun ya harus dituntaskan,” ucap mantan jurnalis senior salah satu media lokal di Bali tersebut sambi tersenyum.

Mengenai posisi Diah Werdhi yang sampai “tergusur” dua kali, Sekretaris Fraksi Cokorda Gede Agung menyebut karena ada dua pertimbangan. Pertama, karena setiap 2,5 tahun dapat dilakukan roling penugasan anggota ke komisi atau jabatan lainnya. Kedua, partai butuh penyegaran.

“Untuk Bendahara Fraksi, selain Gek Diah sudah lima tahun menjabat Bendahara, kebetulan Bu Sari Galung orang baru (di struktur) DPD PDIP. Kalau yang di Komisi 3, ya kami perlu penyegaran saja selain karena roling 2,5 tahun itu,” jawabnya singkat. hen

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.