BANGLI – Sebanyak 5.500 lebih KPPS dari 72 desa/kelurahan di empat kecamatan di Bangli menjalani tes cepat Corona mulai 7 s.d. 17 November 2020. Dari tes itu terdeteksi ada empat orang positif Covid-19, dan kini diisolasi di Hotel Melasti, Badung.
Ketua KPU Bangli, I Putu Gede Pertama Pujawan, Senin (16/11/2020) menyampaikan, tes cepat merupakan jaminan keselamatan dan kesehatan untuk menjalankan Pilkada Bangli 2020 dengan menerapkan protokol kesehatan. Dengan tes cepat itu, kata dia, seluruh penyelenggara dipastikan dalam keadaan sehat saat bertugas pada tanggal 9 Desember nanti. “Dalam melaksanakan tugas, seluruh penyelenggara pemilu harus dalam keadaan sehat bebas Covid-19 dengan menunjukkan bukti hasil tes cepat maupun tes usap,” jelasnya.
Jika saat tes cepat ditemukan ada yang reaktif, jelasnya, KPU bersama Rumah Sakit Umum Bangli dan Dinas Kesehatan Bangli akan melanjutkan dengan tes Polymerase Chain Reaction (PCR) atau tes usap. Ketika ada yang positif Covid-19 dari hasil tes usap, KPU berkoordinasi dengan Satgas Covid-19 Kabupaten Bangli untuk ditindaklanjuti. Dari laporan yang masuk, ada empat orang positif dan sudah diisolasi di Hotel Melasti, Badung agar bisa ditangani sebaik-baiknya.
Lebih jauh diutarakan, bila dalam limit waktu yang ditentukan dan mendekati hari pemungutan suara belum juga sembuh, penyelenggara itu otomatis harus diganti oleh pengganti antarwaktu. “Bukan masalah Covid-19 saja, tapi termasuk hal lain juga seperti sakit berkepanjangan, tidak aktif berbulan-bulan tanpa ada alasan, atau mengundurkan diri,” pungkasnya.028
























