Emosi, Tusuk Tetangga Pakai Tombak, Peristiwa Berdarah di Desa Padang Bulia

  • Whatsapp
POLISI mendatangi lokasi kejadian untuk melakukan olah TKP. Foto: rik

BULELENG – Diduga akibat emosi karena ditantang untuk berkelahi, Kadek Ginarsa (37) warga Desa Padang Bulia, Kecamatan Sukasada, Buleleng, nekat menusuk Gede Rentiasa (48) yang masih tetangganya. Pelaku menusuk korban dengan sebilah tombak dan mengenai lengan kanan hingga tembus ke dada korban.

Peristiwa berdarah di Desa Padang Bulia ini, bermula dari korban Gede Rentiasa sedang minum bersama beberapa orang di rumahnya, Selasa (4/1/2022) malam. Ketika itu, Ginarsa melintas di depan rumahnya membawa senjata tajam berupa tombak yang akan digunakan mencari anjing untuk dipotong.

Bacaan Lainnya

Saat Ginarsa kembali ke rumahnya dan sedang tidur, korban Rentiasa mendatangi rumah pelaku membawa senjata tajam berupa tombak. Sempat terjadi adu mulut, namun dilerai oleh istri korban yakni Mertasih dan mengajak korban pulang ke rumah.

Tidak berselang lama, korban justru kembali mendatangi rumah pelaku tidak membawa senjata tajam dan menantang pelaku untuk berkelahi sehingga terjadi keributan. Karena tersulut emosi, Ginarsa pun masuk ke dalam rumahnya untuk mengambil sebilah tombak.

Tanpa banyak bicara, pelaku langsung menusukkan tombak yang dibawanya mengenai lengan kanan hingga tembus ke dada sebelah kanan korban. Akibat tusukan itu, korban terluka parah dan berlumuran darah. Korban pun dibawa ke emperan rumahnya yang berjarak 5 meter sebelah selatan dari rumah pelaku.

Baca juga :  Kenormalan Baru, Tingkat Hunian Hotel Hanya 5-9 Persen

Kapolsek Sukasada, Kompol Made Agus Dwi Wirawan, seizin Kapolres Buleleng mengatakan, kasus ini dilaporkan oleh istri korban pada Rabu (5/1/2022) sekitar pukul 01.00 Wita ke Polsek Sukasada.

Pelaku Ginarsa sementara diamankan di Polsek Sukasada untuk menjalani pemeriksaan, sedangkan korban masih dalam perawatan di RSUD Buleleng.

“Pelaku sudah kami amankan. Dari hasil interogasi, pelaku mengakui perbuatannya. Barang bukti kami amankan, yakni satu buah tombak dengan gagang kayu dililit karet ban dalam dengan panjang 2 meter yang dipergunakan oleh pelaku untuk melakukan penusukan,” ungkap Kompol Agus Dwi.

Pelaku Ginarsa terancam dijerat dengan Pasal 351 KUHP tentang penganiayaan yang ancaman hukuman pidana paling lama 32 bulan penjara. “Kejadian ini masih kami dalami lagi untuk mengetahui motif atau penyebab pasti pelaku melakukan perbuatan itu,” pungkas Kompol Agus Dwi. rik

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.