Ekonomi Bali Alami Kontraksi -10,98 Persen, Koster Apresiasi Penyelenggaraan Naker Tanggap Covid 2020

  • Whatsapp
Foto : GUBERNUR Koster saat meninjau acara Naker Tanggap Covid 2020 yang diselenggarakan oleh Kementerian Ketenagakerjaan Republik Indonesia di BNDCC Nusa Dua, Sabtu (12/9). Foto: ist
GUBERNUR Koster (kiei) saat meninjau acara Naker Tanggap Covid 2020 yang diselenggarakan Kementerian Ketenagakerjaan Republik Indonesia di BNDCC Nusa Dua, Sabtu (12/9). Foto: ist

MANGUPURA – Gubernur Bali, Wayan Koster, menyampaikan terima kasih serta apresiasinya atas dipilihnya Bali sebagia tuan rumah digelarnya Naker Tanggap Covid 2020 yang diselenggarakan oleh Kementerian Ketenagakerjaan RI di BNDCC Nusa Dua, Badung, Sabtu (12/9).

Koster; didampingi Kepala Dinas Tenaga Kerja dan ESDM Provinsi Bali, Ida Bagus Ngurah Arda, dan Kepala Biro Umum dan Protokol Setda Provinsi Bali, Anak Agung Oka Sutha Diana, menyampaikan, sejak terjadi pandemi Covid-19, Bali yang menggantungkan perekonomian pada sektor pariwisata benar-benar mengalami dampak yang luar biasa.

“Hal ini terlihat dari pertumbuhan ekonomi Bali pada triwulan ke-2 yang mengalami kontraksi hingga -10,98 persen dan banyak tenaga kerja yang terpaksa dirumahkan. Bahkan ada yang di-PHK,” sebut Koster.

Koster menegaskan, Pemerintah Provinsi Bali terus berupaya melakukan koordinasi dengan pemerintah kabupaten/kota dan pemerintah pusat untuk melakukan langkah-langkah strategis dalam upaya memulihkan perekonomian dengan tetap mengutamakan keselamatan dan kesehatan masyarakat.

Baca juga :  Ingin Jadi Pemain Inti Timnas U-16, Ini yang Dilakukan Kadek Arel

“Ini adalah acara paling besar yang diselenggarakan di Bali sejak adanya pandemi Covid-19. Untuk itu saya sangat mengapresiasi dan berterima kasih kepada pihak Kementerian Tenaga Kerja atas dukungannya dalam upaya pemulihan pariwisata dan ekonomi masyarakat Bali,” ujarnya.

Gubernur yang juga Ketua DPD PDI Perjuangan Provinsi Bali berharap kegiatan serupa dapat terus dilakukan dengan mengambil lokasi kegiatan di kabupaten lain di Pulau Dewata. Dengan demikian secara perlahan ekonomi masyarakat Bali secara menyeluruh akan bisa bangkit dari keterpurukan.

Sementara itu, Menteri Ketenagakerjaan RI, Ida Fauziyah, menyampaikan bahwa pelaksanaan kegiatan ini merupakan salah satu upaya dalam rangka pemulihan perekonomian tenaga kerja. Di mana kegiatan ini bertujuan untuk menyampaikan semua program kegiatan di bidang ketenagakerjaan yang sedang dan akan berjalan di tahun 2020.

Baca juga :  WNA Pernah Kunjungi Iran, Italia dan Korsel Dilarang Masuk Indonesia

Ida menambahkan, selaras kebijakan Presiden Joko Widodo yang menjadikan pembangunan Sumber Daya Manusia (SDM) sebagai program prioritas pertama dari lima program prioritas pembangunan yang telah ditetapkan, Kemenaker telah melakukan berbagai upaya konkret dalam pengembangan kompetensi SDM Indonesia.

Salah satunya, kata Ida, yakni mendirikan Balai Latihan Kerja (BLK) Komunitas yang tersebar di seluruh wilayah Indonesia. Program yang dirintis sejak 2017 ini hingga tahun 2019 telah berdiri sebanyak 1.113 lembaga BLK Komunitas yang tersebar di seluruh wilayah Indonesia.

“Tahun 2020 ini, Kemnaker tetap berkomitmen dalam akselerasi pelatihan kerja dengan membangun BLK Komunitas sebagai bagian dari agenda peningkatan SDM ketenagakerjaan Indonesia yang berifat partisipatoris,” kata Ida.

Baca juga :  Bali Kini Miliki RS Khusus Covid-19

Hal senada juga disampaikan oleh Menko Perekonomian RI, Airlangga Hartarto, di mana pihaknya sangat mengapresiasi pelaksanan kegiatan ini. Menteri Airlangga berharap program vokasi BLK ini bisa dilakukan secara masif dan disesuaikan dengan kebutuhan pasar, sehingga kewirausahaan akan bermunculan yang nantinya akan menyerap tenaga kerja dan dapat menekan angka pengangguran.

“Dengan langkah strategis semua pihak dalam penanganan Covid-19 dan upaya pemulihan ekonomi, saya yakin Indonesia akan kembali bisa bangkit dan perekonomian akan berangsur membaik,” ujar Airlangga.

Dalam kegiatan Naker Tanggap Covid 2020 yang berlangsung selama tiga hari dari 11-13 September 2020, terdapat tiga rangkaian kegiatan, yakni expo atau pameran produk dari Tenaga Kerja Mandiri (TKM) binaan Kemnaker, Bimbingan Teknis (Bimtek) lanjutan bagi TKM dan pemberian bantuan secara simbolis pada TKM. 019

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.