Dua Atlet Kick Boxing SEA Games Dipangkas, tapi PP KBI Percaya Kinerja Tim Review PPON

KETUA Umum Pengurus Pusat Kick Boxing Indonesia (PP KBI), Ngatino. foto: ist

JAKARTA – Pengurus Pusat Kick Boxing Indonesia (PP KBI) menyatakan percaya penuh terhadap kinerja tim review Peningkatan Prestasi Olahraga Nasional (PPON) Kemenpora meski kuota atlet cabang olahraga tersebut untuk SEA Games 2021 Vietnam dipangkas.

“Inshaallah mereka sudah bekerja dengan baik, meskipun tadinya kami mengusulkan 10 atlet untuk diberangkatkan ke SEA Games Vietnam, tapi dua di-delete, ya kami menerima itu, karena pasti mereka punya pertimbangan-pertimbangan,” kata Ketua Umum PP KBI Ngatino dalam keterangan resminya, Minggu (24/4/2022).

Bacaan Lainnya

Tim review, menurut penilaian Ngatino, kinerjanya sudah matang. Namun dalam konteks ini, cabang olahraga diharapkan mempercayai apa yang menjadi keahlian dari para personil bentukan Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) itu.

“Kita harus percaya penuh terhadap tim review, mungkin kalau dalam hati kok begini, kok begini, tapi kan kita bukan ahlinya. Mereka bekerja pasti punya dasar untuk menilai atau me-review dan kita percayakan kepada itu,” kata pria yang baru saja terpilih kembali menjadi Ketua Umum PP KBI itu.

Pemerintah dalam hal ini Kemenpora tengah melakukan perubahan paradigma olahraga seiring dengan review total ekosistem keolahragaan nasional sesuai arahan Presiden Joko Widodo pada peringatan Hari Olahraga Nasional (Haornas) tahun 2020, kemudian tertuang pada Perpres 86 Tahun 2021 tentang Desain Besar Olahraga Nasional (DBON).

Baca juga :  Sedana Arta Buka Mukerkab PMI Bangli

Menyikapi hal tersebut, PP KBI melihat perubahan paradigma olahraga ini yang juga hadir di dalamnya tim review terdiri para akademisi, pakar olahraga, Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) dan Komite Olimpiade Indonesia (KOI) atau NOC Indonesia sebagai filter.

“Tim review itu kan ibarat sebagai filter, sehingga dengan adanya filter itu tentu kita para cabang olahraga harus tahu diri dan juga harus mempersiapkan diri (atlet) semaksimal mungkin bagaimana kita bisa lolos dari filter itu, karena itu yang penting, sehingga kita harus benar-benar dalam persiapan dan menunjukkan prestasi,” kata Ngatino, yang dilansir posmerdeka.com dari antaranews.

Keberadaan tim review PPON Kemenpora memang sempat menjadi polemik sehingga mengundang hadirnya pro dan kontra, baik dari kalangan cabang olahraga, masyarakat hingga menjadi perhatian anggota DPR RI khususnya Komisi X.

Namun, Wakil Ketua Komisi X Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI Hetifah Sjaifudian mengatakan bahwa pihaknya mengapresiasi langkah tim review terkait sistem pemberangkatan cabang olahraga dan atlet ke SEA Games 2021 Vietnam yang didasarkan data dan track record prestasi para atlet itu sendiri. yes

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.