DPRD-Pemkab Karangasem Setujui Perubahan APBD 2021

  • Whatsapp
DPRD-Pemkab Karangasem menyetujui perubahan APBD 2021 dalam rapat paripurna dipimpin Ketua DPRD, I Wayan Suastika, Jumat (10/9/2021). Foto: ist
DPRD-Pemkab Karangasem menyetujui perubahan APBD 2021 dalam rapat paripurna dipimpin Ketua DPRD, I Wayan Suastika, Jumat (10/9/2021). Foto: ist

KARANGASEM – DPRD Karangasem menggelar rapat paripurna dipimpin Ketua DPRD, I Wayan Suastika, Jumat (10/9/2021). Rapat dihadiri Bupati Karangasem, I Gede Dana, didampingi Sekda I Ketut Sedana Merta, dan diikuti anggota lain serta kepala OPD di Pemkab Karangasem secara virtual. Rapat itu berisi agenda laporan gabungan komisi, pengambilan keputusan, penandatanganan Berita Acara Persetujuan Bersama tentang Ranperda tentang Perubahan Atas Perda Nomor 18/2020 tentang APBD 2021, dan pendapat akhir Bupati Karangasem. 

Dalam laporan gabungan komisi, didalamnya diakumulasi pendapat akhir masing-masing fraksi, yang dibacakan I Wayan Sunarta, dinyatakan seluruh fraksi menyetujui Ranperda tersebut menjadi Perda. “Sebelum mengambil keputusan, tentu telah mendapat pembahasan bersama-sama antara anggota Dewan dan pemerintah,” ujarnya.

Bacaan Lainnya

Dalam laporan tersebut, masing-masing fraksi disebut memberi saran dan usul terhadap Perda tersebut. Fraksi PDIP menyoroti proses penanganan masalah pembangunan yang dianggap strategis, dan mengarah kepada skala prioritas bagi pembangunan daerah. Kemudian Fraksi Golkar minta Pemkab memprioritaskan program-program yang tidak terlaksana di ABPD Induk, untuk dilaksanakan dalam ABPD Perubahan Ini.  

Setiap OPD juga didorong untuk dapat memfokuskan anggaran kepada pemulihan ekonomi masyarakat. Sebab, wabah Covid-19 sangat berdampak terhadap beberapa sektor usaha kecil dan menengah. Sementara fraksi yang lain mengharap pemerintah mampu mencermati kebutuhan untuk kepentingan warga.

Baca juga :  Susun Renja 2021, BARI Cari Masukan Akademisi dan Tokoh

Bupati Gede Dana dalam pendapat akhir menyampaikan terima kasih atas kerjasama serta kerja keras dalam pembahasan Ranperda dimaksud. Sebagai gambaran umum APBD Perubahan 2021, di antaranya Pendapatan Daerah dalam anggaran induk 2021 direncanakan 1,601 triliun lebih, dalam perubahan direncanakan turun sebesar Rp38,915 miliar lebih. Dengan demikian, dalam perubahan ini direncanakan menjadi sebesar Rp1,562 triliun lebih. 

Bupati menambahkan, setelah mendapat persetujuan bersama, eksekutif dan legislatif akan menyampaikan secara bersama-sama Ranperda tersebut kepada Gubernur Bali untuk mendapat evaluasi. “Apabila dalam evaluasi yang akan dilaksanakan oleh Gubernur Bali terdapat koreksi, kita akan bersama-sama untuk menyempurnakannya,” lugasnya menandaskan. nad

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.