MATARAM – DPRD NTB minta Pemprov dan Pemda kabupaten/kota di NTB lebih memperhatikan masyarakat kalangan bawah, juga membantu para pelaku UMKM. Bentuk bantuannya antara lain memfasilitasi UMKM tersebut, terutama dari sisi permodalan. Sebab, peran pemerintah sangat penting agar bentuk usaha para UMKM di NTB bisa bertransformasi.
Pandangan itu dilontarkan anggota Pansus III DPRD NTB, TGH Mahally Fikri, Kamis (3/2/2022). “Kita harus bangga dengan semangat kerja para UMKM di NTB, apalagi dalam situasi sulit pandemi Covid-19 saat ini. Sebab, mereka terus berkarya menghasilkan produk-produk kerajinan yang tidak ternilai harganya,” kata Mahally.
Politisi Demokrat itu berujar, saat mengunjungi UPT UKM Pemkab Lobar di Wadon, Desa Kekait, Kecamatan Gunungsari; juga salah satu sentra kerajinan Songket di Sukarare, Kabupaten Lombok Tengah, umumnya para UMKM tersebut sangat butuh perhatian serius dan maksimal pemerintah.
Jumlah mereka juga tidak sedikit. Karena itu, eksistensi UMKM tersebut sangat menentukan keberhasilan atau kegagalan pembangunan kesejahteraan satu pemerintahan.
“Ingat, sebentar lagi NTB akan menjadi tuan rumah gelaran dunia, salah satunya MotoGP Mandalika. Tentunya kita ingin produk UMKM lokal yang akan bisa mendominasi dalam event tersebut,” seru Mahally menandaskan. rul























