POSMERDEKA.COM, BANGLI – Gedung Pusat Layanan Usaha Terpadu (PLUT) UMKM Bangli sudah siap dioperasikan. Namun, melihat lokasi gedung bersebelahan dengan ruang terbuka yakni Taman Bale Kambang, dipadang perlu dilengkapi pagar pengaman. Saran itu diutarakan anggota DPRD Bangli, Wayan Kariasa, Rabu (4/10/2023).
Dia menyebut pemasangan pagar pengaman lebih pada faktor keselamatan. Areal parkir gedung PLUT dengan Taman Bale Kambang memilki perbedaan ketinggian hampir enam meter lebih, maka dirasa perlu ada pembatasnya. ”Melihat faktor keselamatan, areal parkir gedung perlu dilengkapi pagar pengaman,” ujarnya.
Pagar pengaman yang dipasang nanti, ucapnya, harus menyesuaikan, sehingga antara pagar pengaman dengan bangunan gedung jadi satu kesatuan. ”Kalau untuk pembatas dibuat tembok panyengker, menurut kami tidak tepat karena akan menghalangi view (pemandangan). Lebih tepat dipasang pagar pengaman yang ketinggianya menyesuaikan kondisi lokasi,” paparnya.
Kepala Dinas Koperasi UMKM dan Ketenagakerjaan Bangli, Ni Luh Wardani, yang dimintai tanggapan, berkata sekat pembatas antara parkir gedung dengan Taman Bale Kambang akan segera dipasang. Dia akan memanfaatkan pagar yang terpasang sebelumnya. ”Dalam pembongkaran kemarin, pagar kami amankan dan disimpan di gudang Dinas Lingkungan Hidup. Sebelum dipasang, pagar bekas tersebut perlu diservis,” terangnya.
Disinggung pembentukan UPTD, dia menyebut sedang berproses di bagian Organisasi Tata Laksana Setda Bangli . Sesuai arahan dari pusat, paling lambat bulan Desember UPTD sudah terbentuk. “Gedung PLUT berfungsi untuk pendampingan kepada UMKM dan koperasi. Gedung tersebut sebagai tempat memfasilitasi perizinan usaha, peningkatan kompetensi, peningkatan kapasitas, dan permodalan. Gedung PLUT merupakan program Kementerian Koperasi dan UMKM,” ungkapnya menandaskan. gia
























