DPR RI Diminta Dorong Pusat Lebih Perhatikan Bangli, Jadi Penyuplai Air Terbesar di di Bali

  • Whatsapp
DELEGASI Badan Kerjasama Antar-Parlemen (BKSAP) DPR RI dipimpin Putu Supadma Rudana mengunjungi Kabupaten Bangli, diterima Bupati Bangli, Sang Nyoman Sedana Arta, di ruang rapat Krisna, Selasa (14/9/2021). Foto: ist
DELEGASI Badan Kerjasama Antar-Parlemen (BKSAP) DPR RI dipimpin Putu Supadma Rudana mengunjungi Kabupaten Bangli, diterima Bupati Bangli, Sang Nyoman Sedana Arta, di ruang rapat Krisna, Selasa (14/9/2021). Foto: ist

BANGLI – Delegasi Badan Kerjasama Antar-Parlemen (BKSAP) DPR RI dipimpin Putu Supadma Rudana mengunjungi Kabupaten Bangli, diterima Bupati Bangli, Sang Nyoman Sedana Arta, di ruang rapat Krisna, Selasa (14/9/2021). Menurut Supadma Rudana, kunjungan tersebut untuk mendengar dan mencari masukan masyarakat serta memahami kearifan lokal masyarakat. “Kami telah turun di beberapa kabupaten dan kota di seluruh Indonesia,” ujarnya.

Dia berujar, Kabupaten Bangli merupakan salah satu kabupaten yang memiliki ketahanan ekonomi yang sangat kuat dalam menghadapi pandemi. Bangli juga dinilai memiliki segala potensi yang digaungkan menjadi destinasi atau kearifan lokal ke seluruh penjuru dunia.

Bacaan Lainnya

Kata dia, selain memiliki desa wisata yang cukup banyak, Kabupaten Bangli juga memiliki Danau Batur. Dengan keberadaan danau terbesar di Bali ini, Bangli bisa menyuplai air ke sejumlah daerah di Bali. Dia berharap potensi ini agar terus terjaga.

Di sisi lain, dia mendorong pemerintah pusat maupun Pemprov Bali lebih banyak mendukung dan memberi kontribusi untuk Bangli. “Kita ingin mengangkat Bangli. BKSP menjadi penjuru komunikasi melakukan promosi kearifan lokal untuk menggaungkan potensi kabupaten ini,” janjinya.

Baca juga :  Saatnya Semua Harus Memulai Fase ''New Normal'' Hadapi Covid-19

Bupati Sedana Arta pada kesempatan itu memaparkan daerahnya termasuk yang PAD paling kecil di Bali. Dalam situasi normal, dia baru bisa merancang PAD  Rp114 miliar. Namun, saat ini Bangli bisa merancang Rp105 miliar. “Secara PDRB Bangli ditopang sektor pertanian, jadi dalam situasi pandemi kami tidak terlalu dalam dampaknya pada perekonomian,” ucapnya.

Dia melanjutkan, Bangli memiliki potensi cukup besar seperti panorama alam yang indah, lahan pertanian yang subur,  serta bentang alam  berupa Gunung dan Danau Batur yang memang sudah mendunia. Beberapa langkah strategis untuk mengangkat potensi ini telah dilakukan, salah satunya melalui penataan wajah Kota Bangli.

Di hadapan rombongan DPR RI itu, Sedana Arta menyebut salah satu produk pertanian Bangli yang naik daun adalah kopi kintamani. Di objek wisata Kintamani tersebar puluhan kedai kopi yang menawarkan citarasa kopi kintamani. “Kopi kami telah memiliki sertifikat geografis dari kopi dunia. Kemarin Dubes Venezuela menyebut kopi kintamani sampai di negaranya. Selain itu kami juga mempunyai potensi jeruk yang pemasarannya telah merambah Jakarta,” pungkasnya. gia

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.