Dominan Rentang Usia 17-30 Tahun, Satu Pendaftar PPS di Denpasar Bergelar Doktor

SUASANA tes CAT calon PPS yang diselenggarakan KPU Denpasar di Stikom Bali, Selasa (10/1/2023). Foto: ist
SUASANA tes CAT calon PPS yang diselenggarakan KPU Denpasar di Stikom Bali, Selasa (10/1/2023). Foto: ist

DENPASAR – Bekerja sebagai badan adhoc Panitia Pemungutan Suara (PPS) untuk Pemilu 2024 sepertinya cukup menarik bagi semua jenjang pendidikan warga Denpasar. Hal itu dapat dilihat dari “terselipnya” satu pelamar PPS, dari total 282 peserta, yang mengikuti tes tulis CAT memiliki strata pendidikan S3 atau doktor. Selain itu, pelamar juga dominan berpendidikan strata 1 atau sarjana.

Ketua KPU Denpasar, I Wayan Arsajaya, memaparkan, terdapat 149 orang atau 52 persen dengan tingkat pendidikan sarjana. 13 orang dengan tingkat pendidikan magister atau strata 2, diploma sebanyak 25 peserta, dan 96 orang dengan pendidikan SMA. “Data itu bisa kita maknai bahwa pekerjaan sebagai penyelenggara pemilu saat ini menarik bagi semua jenjang pendidikan. Pemilu 2024 nanti seksi lah,” kelakarnya usai mengawasi tes CAT di Stikom Bali, Selasa (10/1/2023).

Bacaan Lainnya

Mengenai jumlah peserta yang “hanya” 282 orang, Arsajaya mengakui memang minat secara umum relatif kecil. Sebab, dari 43 desa/kelurahan di Denpasar, idealnya kuota maksimal sebanyak tiga kali kebutuhan atau sembilan orang adalah 387 peserta. Satu desa/kelurahan diisi tiga personel PPS. Namun, dengan 282 orang juga sudah melebihi rerata minimal dua kali kebutuhan, yakni 258 orang. Peserta sejumlah itu juga diperoleh setelah melalui perpanjangan pendaftaran di tujuh di empat kecamatan.

Baca juga :  Minim Pemahaman Protap, Penjagaan di Gilimanuk Mudah Ditembus Penumpang Zona Merah

Untuk keterwakilan perempuan, Arsajaya mengaku gembira karena ada peningkatan dibandingkan saat Pilkada 2020. “Yang sekarang 85 peserta perempuan atau 30,1 persen, cukup menggembirakan. Dari rentang usia juga bagus, karena 129 pelamar usianya di antara 17 tahun sampai 30 tahun. Yang di atas 50 tahun hanya empat orang,” lugasnya.

Dalam pelaksanaan tes tulis, KPU Denpasar menjalankan dalam empat sesi yang pesertanya berbasis kecamatan. Sesi 1 untuk Kecamatan Denpasar Barat, Sesi 2 untuk Kecamatan Denpasar Utara, Sesi 3 untuk Kecamatan Denpasar Timur, dan Sesi 4 untuk Kecamatan Denpasar Selatan. Namun, yang mengikuti tes tulis hanya 248 calon PPS.

Tes CAT ini dimonitoring Ketua KPU Bali, I Dewa Agung Gede Lidartawan; Ketua Divisi Sosialisasi Pendidikan Pemilih, Partisipasi Masyarakat dan SDM KPU Bali, I Gede John Darmawan, serta diawasi Bawaslu Denpasar. “Kami berharap dengan dilaksanakannya sebagian besar tahapan seleksi PPS ini, akan dapat memperoleh SDM terbaik agar nanti dapat melaksanakan tugas-tugas penyelenggaraan, serta bersinergi dalam mengawal pelaksanaan tahapan Pemilu 2024,” pungkas Arsajaya. hen

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.