POSMERDEKA.COM, GIANYAR – Bupati Gianyar, Made Mahayastra, menghadiri rapat paripurna terkait penyampaian Rekomendasi DPRD Gianyar terkait Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Bupati tahun anggaran 2022, di Ruang Sidang Utama Kantor DPRD Gianyar, Jumat (14/4/2023). Rapat paripurna penyampaian Rekomendasi DPRD terhadap LKPJ Bupati Gianyar dipimpin Ketua DPRD I Wayan Tagel Winarta.
Bupati Mahayastra menyampaikan, Rekomendasi Dewan terhadap LKPJ merupakan aspek penting bagi legislatif dalam melaksanakan fungsi pengawasan penyelenggaraan pemerintahan daerah. Adanya pengawasan yang seimbang, berimbang dan objektif dari DPRD dinilai akan dapat mengurangi, menekan dan meminimalisir terjadinya penyimpangan penyelenggaraan pemerintahan daerah.
Lebih lanjut disampaikan, keberhasilan pembangunan hanya akan dapat terwujud bila terjalin hubungan kerja sama yang harmonis antara eksekutif dan legislatif. Pun adanya loyalitas aparatur serta partisipasi segenap komponen masyarakat. Karena itu, dia mengajak pimpinan dan segenap anggota DPRD Gianyar menjaga kerja sama dan koordinasi harmonis yang terjalin.
“Kami akan selalu membuka diri untuk saling bertukar pikiran dalam membahas dan mengatasi permasalahan yang muncul,” janjinya.
I Wayan Tagel Winarta mengatakan, dari APBD 2022, pendapatan daerah terealisasi 85,96 persen atau Rp2,144 triliun lebih dari target sebesar Rp2,46 triliun lebih. Realisasi PAD sebesar 71,99 persen atau Rp857,5 miliar lebih dari target yang ditetapkan Rp1,2 triliun lebih.
Terkait pengelolaan pendapatan daerah tersebut, dia minta pemerintah daerah hendaknya melakukan inovasi dalam menggali potensi yang dimiliki di luar sektor pariwisata. Ini sebagai bentuk antisipasi, karena PAD yang sangat mengandalkan kontribusi sektor pariwisata akan sangat berpengaruh bila terjadi isu yang menyebabkan turunnya tingkat kunjungan wisatawan.
“Selain itu, mengintensifkan pemungutan pajak retribusi daerah, terutama yang mempunyai potensi tinggi, baik pendataan secara berkala terkait objek pajak maupun retribusi. Dengan demikian potensi pajak yang dimiliki dapat dioptimalkan pemungutannya,” seru Winarta.
Dia menguraikan, target belanja daerah tahun 2022 sebesar Rp2,5 triliun, terealisasi Rp1,1 triliun lebih. Terkait hal tersebut, DPRD menyampaikan catatan agar Pemkab Gianyar lebih mengedepankan hal-hal yang menyentuh kepentingan masyarakat, baik melalui belanja operasional, belanja modal, maupun belanja tak terduga.
Winarta menegaskan, penerimaan pembiayaan daerah tahun 2022 terealisasi 100 persen sesuai rencana, mendekati Rp120 miliar. Pengeluaran pembiayaan daerah juga terealisasi 100 persen senilai Rp80,3 miliar lebih. “Hal tersebut perlu mendapat perhatian, yaitu pengelolaan defisit anggaran pada tahun-tahun mendatang mesti dikendalikan secara ketat. Sebab, sisa lebih anggaran tahun yang lalu jumlahnya akan semakin kecil,” paparnya mengingatkan. adi
























