POSMERDEKA.COM, MATARAM – Politisi Gerindra asal NTB yang menjabat Wakil Ketua Komisi I DPR RI, Bambang Kristiono, meninggal dunia saat melakukan kunjungan kerja ke Sulawesi Selatan (Sulsel).
HBK, sapaan akrab almarhum, dikebumikan di San Diego Hills Memorial Park, Karawang, Jawa Barat (Jabar). “Bapak akan dikebumikan di San Diego Hills,” ujar Tenaga Ahli HBK, Mega Anissa, melalui pesan WhatsApp, Kamis (20/7/2023).
Tim Media HBK itu menuturkan, jenazah HBK diberangkatkan dari Makassar ke Jakarta pada pukul 14.00 Wita dengan pesawat udara, untuk disemayamkan di rumah duka di Jalan Kemang Timur 18, Nomor 8A, RT1, RW 3, Mampang Prapatan, Jakarta Selatan. ”Penyebab Bapak meninggal dunia, sejauh ini diperkirakan terkena serangan jantung. Ini karena mendadak,” terangnya.
HBK adalah politisi dengan latar belakang lulusan Akademi Militer (Akmil) tahun 1985. “Partai Gerindra sangat kehilangan atas berpulangnya sahabat kami, Pak Bambang Kristiono, yang telah meninggal dunia hari ini di Makassar,” kata Ketua Harian Partai Gerindra, Dasco, dalam pesan tertulis, Kamis (20/7/2023).
Wakil Ketua DPR RI itu membenarkan HBK mengembuskan napas terakhir saat sedang melakukan kunjungan kerja di Makassar. “Perkiraan karena serangan jantung,” tulisnya.
Sejumlah pejabat menjemput jenazah HBK di RS Grestelina, Kota Makassar. Dalam foto yang diterima wartawan, tampak hadir Gubernur Sulsel, Andi Sudirman Sulaiman; Pangdam XIV/Hasanuddin, Mayjen TNI Totok Imam Santoso; Ketua DPD Gerindra Sulsel, Andi Iwan Darmawan Aras; anggota DPRD Sulsel Fraksi Gerindra, Andi Hery Suhari Attas.
“Innalillahi Wainnailaihi Rajiun telah berpulang ke Rahmatullah Bambang Kris, anggota DPR RI Fraksi Gerindra. Semoga husnul khatimah,” kata pengurus Gerindra Sulsel, Syawaluddin Arif, dalam siaran tertulisnya yang diteruskan pengurus DPD Gerindra NTB di grup WA jurnalis politik NTB. Syawaluddin Arif mengirimkan foto suasana duka di RS Grestelina Kota Makassar.
Berdasarkan laman fraksigerindra.id, Bambang Kristiono lahir di Purwakarta pada 25 Desember 1960. Menempuh pendidikan SD Negeri Cibening II, Purwakarta, SMP Negeri 1 Campaka, Purwakarta, kemudian melanjutkan SMA Negeri 350 Cikampek, Karawang.
Baru pada 2016 HBK memulai karir politik di Partai Gerindra sebagai Ketua Badan Pengawas dan Disiplin (BPD). Pada 2019, dia memutuskan bersama Gerindra di Pileg 2019 dan memperoleh suara terbanyak di Dapil NTB 2.
HBK termasuk Tim Ekspedisi Indonesia-Mount Everest 1997 dari Kopassus (TNI AD) tahun 1997, pemegang Satyalancana Wira Karya dari Presiden RI (1997), Satyalancana Kesetiaan 8 Tahun saat di Kopassus (1995), Satyalancana GOM-VII saat di Kopassus (1994), Satyalancana Seroja Ulangan-1 saat di Kopassus (1992), dan Setyalancana Seroja. rul























