Diduga Putus Cinta, Siswi SMP di Jembrana Gantung Diri

PETUGAS dari Polres Jembrana melakukan olah TKP siswi SMP gantung diri. Foto: ist
PETUGAS dari Polres Jembrana melakukan olah TKP siswi SMP gantung diri. Foto: ist

JEMBRANA – Seorang siswi SMP berumur 14 tahun ditemukan tewas gantung diri di sebuah gubuk yang terletak di kebun milik orang tuanya di Kecamatan Negara, Kabupaten Jembrana, Rabu (15/3/2023). Diduga korban mengakhiri hidupnya karena putus cinta.

Dari informasi yang dihimpun, Kamis (16/3/2023), peristiwa gantung diri tersebut diketahui pada Rabu (15/3/2023) sekitar pukul 17.00 Wita. Berawal dari orang tua korban yang hendak memberi makan sapi peliharaanya di kebun. Sungguh terkejutnya orang tua korban, lantaran menemukan anaknya sudah dalam keadaan tergantung di kayu lambang sebuah gubuk yang ada di lokasi kejadian.

Read More

Korban menggantung dirinya dengan menggunakan tali plastik nilon warna biru. Saat ditemukan, korban sudah dalam keadaan meninggal dunia (kaku), dengan memakai baju seragam olahraga warna putih strip merah biru dan celana warna merah. Peristiwa itu kemudian dilaporkan ke aparat terkait.

Berdasarkan hasil pemeriksaan dokter UPTD Puskesmas Negara mengindikasikan bahwa korban memiliki tinggi badan 148 centimeter, ada lebam di punggung, mata tertutup dan lidah tergigit, keluar cairan putih dari kelamin, ditemukan bekas jeratan pada leher. Korban diperkirakan meninggal dunia lebih dari 2 jam sebelumnya, dan tidak ditemukan tanda kekerasan.

Kasat Reskrim Polres Jembrana, AKP Androyuan Elim, saat dikonfirmasi membenarkan adanya warga yang gantung diri. Dia menjelaskan, berdasarkan hasil olah tempat kejadian perkara (TKP) dan pemeriksaan dari dokter, tidak ada tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban. Hanya terdapat jejak atau bekas jeratan pada leher korban dan simpul pada bagian belakang leher.

“Dari hasil pemeriksaan dan penyelidikan serta petunjuk alat bukti di TKP, motif gantung diri adalah frustasi karena diputuskan oleh pacarnya. Itu petunjuk dari WA milik korban. Keluarga korban telah menerima dengan ikhlas kejadian tersebut,” terangnya.

AKP Androyuan Elim mengatakan, polisi akan terus melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk mengungkap penyebab pasti dari kematian korban. “Semoga kejadian seperti ini tidak terulang kembali di kemudian hari,” pungkasnya. man

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.