POSMERDEKA.COM, TABANAN – Lima warga Banjar Tegal, Desa Kukuh, Kecamatan Marga, Tabanan, terkapar di BRSU Tabanan. Mereka diduga mengalami keracunan miras saat pesta miras di rumah salah satu korban, I Putu Astia Wardana (24), Banjar Tegal, Desa Kukuh, Marga, Senin (3/7/2023).
“Kelima orang yang diduga mengalami keracunan itu, kini masih menjalani perawatan di rumah sakit,” ujar Kapolsek Marga, AKP I Wayan Suta Arcana, Kamis (6/7/2023).
Penanganan kasus ini juga di-back up Satreskrim Polres Tabanan, yang bersama Unit Reskrim Polsek Marga masih melakukan penyelidikan.
Kelima warga yang diduga mengalami keracunan, antara lain I Putu Astia Wardana (24), I Made Deni Purnawan (19), I Putu Handika (30), I Wayan Suta Andriana (27), dan I Putu Agus Cahyana Putra (22). Kelimanya beralamat di Banjar Tegal, Desa Kukuh, Kecamatan Marga.
Kapolsek Marga menyebutkan pada Senin (3/7/2023) sekitar pukul 15.30 Wita, salah satu korban Astia Wardana bersama Deni Purnawan minum berdua jenis minuman Singleton di rumahnya. Setelah habis minuman tersebut, lanjut minum lagi jenis Chivas Regal.
Beberapa saat kemudian bergabunglah tiga teman yang lain, yaitu Handika, Suta Andriana, dan Agus Cahyana Putra. Minuman tersebut dicampur dengan Coca-cola. Ada juga makanan pendamping, yaitu sate babi dan pepes lele. Minuman tersebut dibeli Astia Wardana dari Gus Balok di Banjar Dukuh, Tabanan.
Tiga kali pembelian minuman tersebut, masing-masing pada Minggu (2/7) sekitar pukul 15.30 Wita, yaitu membeli minuman beralkohol jenis Singleton, dan kemudian pada Selasa (3/7/2023). Setelah minuman Singleton habis, beli lagi minuman sebanyak tiga kali. Mereka minum sampai sekitar pukul 22.00 Wita, karena minuman sudah habis.
Kemudian pada Rabu (4/7/2023), para peserta pesta miras tersebut sudah mulai ada keluhan, seperti mual, muntah, pusing, dan lemas. Keluhan masing-masing korban tidak sama, dan mereka sampai saat ini masih menjalani perawatan di BRSU Tabanan. Satu orang di antaranya bahkan belum sadarkan diri, yaitu Suta Andriana.
Terkait kasus tersebut, polisi telah mendatangi TKP dan melakukan olah TKP, termasuk mencatat keterangan saksi-saksi. “Kami juga memantau kondisi para korban yang menjalani perawatan di rumah sakit, dan untuk selanjutnya juga masih melakukan penyelidikan. Beberapa barang bukti terkait pun telah disita,” jelas AKP Suta Arcana. gap























